Apa yang menyebabkan kanker prostat?

Kanker prostat terjadi terutama pada pria yang lebih tua dan jarang terjadi pada pria di bawah usia 50 tahun, dan pria dengan riwayat keluarga dengan kanker prostat lebih mungkin untuk mengembangkannya.

Penyebab kanker prostat masih belum jelas, tetapi para ahli umumnya setuju bahwa diet merupakan faktor penting. Diet tinggi lemak – terutama dari daging merah (misalnya daging babi, daging sapi) dan lemak hewani lainnya yang dimasak pada suhu tinggi – dapat meningkatkan risiko perkembangan kanker prostat. Kanker prostat lebih sering terjadi di negara-negara di mana daging dan produk susu merupakan makanan andalan daripada di negara-negara di mana beras, produk kedelai dan sayuran (seperti brokoli, kembang kol dan kubis) merupakan makanan pokok.

Diet yang meningkatkan risiko kanker prostat mungkin terkait dengan hormon. Lemak menstimulasi produksi testosteron (androgen) dan hormon-hormon lainnya, dan testosteron mempercepat pertumbuhan kanker prostat. Kadar testosteron yang tinggi juga dapat mengaktifkan sel-sel kanker prostat yang tidak aktif, sehingga memicu timbulnya penyakit. Beberapa temuan menunjukkan bahwa kadar testosteron yang tinggi juga dapat mendorong pembentukan awal kanker prostat.

Selain itu, tukang las, pekerja baterai, pekerja karet, dan pekerja yang sering terpapar logam kadmium juga lebih mungkin terkena kanker prostat.

Faktor-faktor berikut ini dapat meningkatkan risiko kanker prostat.

Obesitas
Kurang olahraga
Merokok
Rendahnya asupan buah dan sayuran
Asupan kalsium yang tinggi
Asupan asam linoleat yang tinggi
Afrika-Amerika
Riwayat keluarga dengan kanker prostat

Faktor-faktor berikut belum terbukti mempengaruhi risiko kanker prostat: sering melakukan hubungan seksual, vasektomi, masturbasi, penggunaan alkohol dan tembakau, sunat, infertilitas, prostatitis atau hiperplasia prostat jinak.