Dapatkah terapi CAR-T mengobati kanker prostat?

Terapi CAR-T dianggap sebagai salah satu perawatan kanker yang paling menjanjikan dan telah menjadi harapan baru dalam memerangi kanker.

Terapi CAR-T menggunakan rekayasa genetika untuk membuat sel T pasien mengekspresikan reseptor antigen chimeric (CAR), yang aktif terhadap antigen spesifik tumor, sehingga memungkinkan sel T menjadi senjata untuk membunuh sel tumor.

Sementara sel CAR-T telah menunjukkan kemanjuran klinis yang luar biasa dalam mengobati tumor hematologis, mereka kurang berhasil dalam tumor padat. Bagi para ilmuwan, pengobatan CAR-T untuk tumor padat, termasuk kanker prostat, tetap menjadi ujian besar karena molekul yang ditargetkan oleh CAR-T tidak hanya muncul di permukaan sel kanker tetapi juga di permukaan sel normal, yang mengakibatkan efek samping yang serius.

Namun, pada Konferensi Tahunan Prostate Cancer Foundation ke-24 di Washington, D.C. pada tahun 2017, Poseida Therapeutics, sebuah perusahaan yang berfokus pada pengembangan terapi CAR-T baru, mempresentasikan hasil studi praklinis P-PSMA-101 terhadap kanker prostat, yang menunjukkan aktivitas anti-tumor yang kuat dan efektif selama pengobatan serta tahan lama. P-PSMA-101 menunjukkan aktivitas anti-tumor yang kuat dan respons yang tahan lama selama pengobatan, menghasilkan penghapusan total tumor padat dalam model tikus pra-klinis dari kanker prostat yang sebelumnya tidak dapat disembuhkan.

Oleh karena itu, ada alasan untuk percaya bahwa terapi CAR-T dapat digunakan untuk mengobati kanker prostat dalam waktu dekat.