Pembedahan LASIK terutama mencakup LASIK berbasis mikrokeratome dan LASIK berbasis laser femtosecond, yang merupakan metode bedah paling aman dan efektif untuk memperbaiki miopi. 2. Usia: umumnya di atas 18 tahun (kecuali dalam kasus kelainan refraksi atau keadaan khusus lainnya). 3.Stabilitas pembiasan: Pembiasan relatif stabil dalam 2 tahun terakhir, dengan peningkatan tahunan tidak lebih dari 50 derajat. 4.Jangkauan pembiasan: miopia umumnya tidak melebihi 1500 derajat, astigmatisme umumnya tidak melebihi 600 derajat. 5. Pasien dengan kelainan refraksi atau astigmatisma besar, di mana kekuatan refraksi kedua mata tidak konsisten. 6. Ketebalan kornea: umumnya lebih besar dari 450mm. 7. Tidak ada patologi organik yang aktif pada pemeriksaan mata; atau penyakit mata eksternal yang sudah ada sebelumnya atau penyakit permukaan okular (blepharitis, mata kering, alergi) di bawah kontrol. 8. Kesehatan yang baik, atau penyakit jaringan ikat yang sudah ada sebelumnya atau penyakit autoimun yang telah dikendalikan secara memuaskan. 9, Operator ulang: LASIK: interval 3 hingga 6 bulan, sebaiknya lebih dari 1 tahun; PRK: sebaiknya interval lebih dari 1 tahun; RK: sebaiknya interval lebih dari 2 tahun. 10.Kesalahan refraksi residual setelah transplantasi kornea: harus lebih dari 1 tahun setelah operasi, dan kesalahan refraksi harus stabil selama setengah tahun setelah pengangkatan jahitan. 11.Faktor psikologis: Pasien sendiri memiliki kondisi psikologis yang sehat dan mampu sepenuhnya memahami dan menerima kemungkinan komplikasi operasi.