Warna normal kuku jari tangan (kaki) adalah merah muda dan mengkilap. Jika fungsi fisiologis tubuh terganggu, akibat penyakit atau kekurangan gizi, trauma, infeksi, keracunan, pengobatan, atau perubahan lingkungan dan kehidupan, hal ini dapat menyebabkan perubahan warna kuku jari tangan (kaki). Apa saja penyebab perubahan warna kuku jari tangan dan kaki? Dr. Fox, juru bicara American Academy of Dermatology, telah mengakui bahwa tanda-tanda peringatan bahaya untuk penyakit seperti hepatitis, infeksi jamur, lupus, penyakit jantung, dan anemia, semuanya dapat muncul pada kuku. Sebagai contoh, pasien lupus memiliki pembuluh darah bersudut pada lipatan kuku; 10% dari psoriasis dimulai pada kuku dan menyebabkan pembelahan dan depresi pada bantalan kuku; neurosis obsesif-kompulsif dimanifestasikan dengan menggigit atau menggali kuku secara kronis; bahkan kelainan yang umum terjadi, seperti penyakit tiroid, dapat menyebabkan kelainan pada bantalan kuku, yang kering, rapuh, dan mudah pecah. 1. Kuku bernoda Seseorang yang menderita penyakit kronis, depresi emosional yang berkepanjangan, merokok, atau jari-jari yang bersentuhan dengan noda kimiawi seperti kertas fotokopi atau pewarna rambut dapat mengubah warna atau menodai kuku. Jika kuku sangat ternoda, lebih baik menunggu sampai kuku baru tumbuh. Untuk menghilangkan noda pada permukaan tepat pada waktunya, gosok ujung jari Anda berulang kali dengan irisan lemon, kemudian cuci dan keringkan. 2. Kuku berbentuk aneh Kekurangan protein atau zat besi yang kronis sering kali menyebabkan kuku berbentuk sendok atau pipih, yang dapat diperbaiki dengan memperbaiki pola makan Anda. Dikatakan bahwa memakai kuku palsu dapat membantu menyimpan kelembapan dan melembutkan kuku, sehingga kuku menjadi lebih lentur. Jika kuku bergelombang dan berkilau, hal ini dapat mengindikasikan kekurangan protein, vitamin A dan B atau kekurangan mineral. Perbaiki pola makan Anda dan konsumsi suplemen multivitamin setiap hari. Menambahkan vitamin B6 dan 15g seng sudah cukup. Jika semua kuku berwarna putih, hal ini dapat mengindikasikan gangguan hati, yang dapat ditangani oleh dokter spesialis penyakit dalam. 4. Kuku pucat Ini mungkin merupakan tanda kekurangan seng dan vitamin B6, atau mungkin disebabkan oleh anemia. Jika kuku pucat tetap ada bahkan setelah memperbaiki pola makan, sekarang saatnya mencari saran medis untuk mengetahui penyebabnya. 5. Kuku penyok Kondisi kuku seperti ini menandakan kurangnya kalsium, protein dan sulfur, yang dapat diperoleh dari telur dan bawang putih dan harus dikonsumsi secara teratur.