Dalam kehidupan sehari-hari, orang dengan kelemahan hijau sering menyebabkan kecelakaan mobil karena mereka tidak dapat mengidentifikasi lampu merah dan hijau dengan benar. Ini adalah ancaman bagi kehidupan dan harta benda kita. Oleh karena itu, kita perlu memahami apa saja penyakit yang menyebabkan kelemahan hijau agar dapat mengobatinya dengan benar dan menghindari kecelakaan tragis. 1. Bagan homokromatik palsu Biasanya disebut buku buta warna, menggunakan titik-titik dengan bayangan yang sama, tetapi warnanya berbeda untuk membentuk angka atau gambar, yang bisa dibaca pada jarak 0,5m dalam cahaya alami. Buku hijau yang lemah harus ditempatkan dengan benar selama pemeriksaan dan setiap bagan tidak boleh lebih dari 5 detik. Jika seseorang yang memiliki gangguan penglihatan warna mengalami kesulitan dalam mengenali, salah membaca atau tidak bisa membaca, ia bisa memastikan kelainan penglihatan warna apa yang dimilikinya menurut tabel buta warna. 2.Tes harness warna adalah mencampur berbagai warna dan corak harness wol bersama-sama dan meminta orang yang diperiksa untuk memilih harness dengan warna yang sama dengan harness standar. Metode ini memakan waktu dan hanya bisa secara kasar kualitatif tetapi tidak kuantitatif, dan tidak cocok untuk tes skrining area yang luas. 3.Colour Mixer adalah instrumen spektroskopi yang dirancang oleh nagel berdasarkan prinsip bahwa merah + hijau = kuning, secara kuantitatif dapat merekam jumlah cahaya merah dan hijau yang diperlukan untuk mencocokkan untuk menentukan kelainan sensorik merah dan hijau, dan metode ini bersifat kualitatif dan kuantitatif.