Bagaimana rinitis alergi dapat mengurangi flare-up?

       Untuk pasien dengan diagnosis rinitis alergi yang dikonfirmasi (gejala khas + deteksi alergen)  Langkah pertama: adalah menghindari alergen (misalnya tungau debu, serbuk sari, hewan peliharaan, dll) sebanyak mungkin, jika Anda dapat menghindarinya sepenuhnya maka Anda dapat disembuhkan tanpa obat, penghindaran parsial alergen juga dapat mengurangi keparahan serangan dan episode. Tentu saja, tidak mudah untuk menjalani kehidupan yang sepenuhnya bebas dari alergen.  Semprotan hidung topikal (budesonide, mometasone furoate, fluticasone propionate, azelastine hidroklorida, dll.) atau antihistamin oral (loratadine, epalrestine, cetirizine, dll.) atau antagonis anti-leukotrien (montelukast, dll.) biasanya merupakan pilihan pertama dan dapat digunakan dalam kombinasi ketika gejala lebih parah. Namun, banyak pasien yang hanya meminum obat ketika mereka sakit dan berhenti setelah gejalanya mereda, sehingga mengakibatkan rinitis alergi yang bisa jadi tidak menyenangkan atau bahkan lebih buruk. Kami merekomendasikan bahwa untuk rinitis alergi abadi, pengobatan harus dilanjutkan setidaknya selama satu bulan (terutama semprotan hidung topikal) untuk setiap serangan, atau bahkan enam bulan untuk beberapa pasien, dan kemudian secara bertahap dikurangi sampai obat dihentikan. Penggunaan obat-obat ini paling baik dilakukan di bawah bimbingan seorang spesialis.  Langkah 3: Berbeda dengan pengobatan allopathic, desensitisation adalah satu-satunya “pengobatan allopathic” yang dapat mencapai “penyembuhan” bagi beberapa pasien dan mencegah penyakit yang semakin parah. Saat ini, desensitisasi (injeksi subkutan dan pemberian sublingual) adalah satu-satunya metode yang digunakan di Cina untuk mengurangi kekambuhan rinitis alergi, tetapi biaya ekonomi dan waktu relatif tinggi. Studi telah menemukan bahwa lebih banyak paparan terhadap alam (hutan, tanah, dll.) dan latihan fisik secara teratur dapat memerangi alergi; diet sehat dapat memerangi alergi (lebih banyak sayuran dan buah segar); makanan yang kaya akan probiotik (yoghurt) dapat memerangi alergi; berhenti merokok (karena merokok dan perokok pasif dapat memperburuk alergi dan mempengaruhi efektivitas pengobatan); titik akupresur yang tepat, pembilasan hidung, rendaman kaki dengan air panas atau pencucian dan pemandian wajah dengan air panas dan dingin secara bergantian juga dianggap bermanfaat. Mandi juga dianggap sebagai tindakan pengendalian yang berguna. Mengambil setiap langkah akan mengurangi kambuhnya rinitis alergi.