Bagaimana cara mengobati cerebral palsy

Sebagian besar kasus cerebral palsy disebabkan oleh asfiksia intrauterin, trauma kelahiran atau aspirasi cairan ketuban yang tidak disengaja, yang mengakibatkan kekurangan oksigen ke otak terlalu lama. Anak-anak dengan cerebral palsy sering kali sangat berbeda dengan anak-anak normal, karena perkembangan neurologis mereka lambat atau stagnan dan kecerdasan mereka tidak lengkap, sehingga tidak mungkin bagi mereka untuk berjalan, belajar, atau bahkan mengurus diri mereka sendiri dalam kehidupan sehari-hari. Inilah sebabnya mengapa semakin dini Anda menangani cerebral palsy, semakin baik. Ini harus dideteksi dan diobati sejak dini. Anak-anak dengan cerebral palsy seringkali memiliki kecerdasan yang rendah dan bahkan berperilaku secara klinis berbeda dengan anak-anak normal, jadi penting untuk mengawasi mereka. Anda dapat memulai dengan membiarkan anak Anda meningkatkan kemampuan kognitifnya dan belajar berjalan sesegera mungkin, yang akan membantu otak berkembang dan akan membantu meringankan gejala-gejala cerebral palsy. Obat-obatan juga dapat dipilih untuk mengobati kondisi ini. Obat-obatan neurotropik otak seperti vitamin B12, koenzim Q10 dan asam amino esensial dapat dipilih. Relaksan otot seperti Valium, Baclofen dan agen pelindung saraf seperti Butylphthalide dan Idebenone digunakan untuk pengobatan simtomatik. Jika ada gangguan bicara, Anda juga dapat meningkatkan kemampuan untuk memahami dan mengekspresikan pembicaraan. Kemampuan untuk hidup mandiri dapat ditingkatkan dengan melatih anggota tubuh bagian atas dan tangan. Jika gejala tidak kunjung membaik, ortodonti bedah juga dapat dipertimbangkan sebagai metode pengkondisian. Kesimpulannya, prinsip-prinsip pengobatan untuk cerebral palsy: perlu mengkondisikan pasien secara perlahan-lahan melalui kombinasi latihan yang ditargetkan untuk mencapai efek terapeutik.