Jika kuku Anda rontok, Anda harus merawat luka dengan baik dan secara aktif mengobatinya dengan terapi antijamur. Jika kuku tidak dirawat secara efektif, kuku dapat tumbuh lagi, yang mengarah ke lingkaran setan dan bahkan penyakit yang lebih serius. 1. Perawatan luka lokal: setelah kuku abu-abu rontok, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menghindari infeksi luka, Anda dapat menggunakan iodofor untuk mendisinfeksi dan mengoleskan salep antibiotik, seperti salep eritromisin, salep mupirosin, dll., seperti yang diresepkan oleh dokter Anda, untuk mencegah terjadinya infeksi, yang mengarah ke kondisi yang lebih buruk. Jika kuku berwarna abu-abu rontok dan terdapat kemerahan dan pembengkakan lokal yang signifikan, atau bahkan nanah, pertimbangkan reaksi inflamasi dan dapatkan bantuan medis. 2. Pengobatan antijamur: Kuku berwarna abu-abu disebabkan oleh infeksi jamur pada lempeng kuku atau di bawah kuku, sehingga harus diobati dengan pengobatan antijamur, biasanya dengan mengoleskan obat antijamur topikal dan oral, seperti flukonazol, terbinafin, itrakonazol, dan pelapis kuku amorolfin. Obat ini digunakan untuk mempertahankan konsentrasi tinggi pada lempeng kuku untuk jangka waktu yang lama, sehingga membunuh jamur dan memperbaiki kondisi kuku yang beruban. Perawatan di atas harus dilakukan di bawah pengawasan medis, sesuai dengan petunjuk dokter, dan harus ditinjau kembali di rumah sakit. Jika pasien terus menumbuhkan kuku yang sakit setelah perawatan, atau jika kondisinya lebih parah dari sebelumnya, seperti penebalan lempeng kuku atau pemisahan bantalan kuku dari kuku, segera kunjungi rumah sakit dan sesuaikan rencana perawatan.