Kapitalisme, yang berarti tulisan tangan menjadi lebih besar, adalah salah satu manifestasi klinis ataksia serebelar yang menyebabkan gangguan koordinasi motorik acak. Ataksia serebelar adalah gejala yang paling umum dari IAA (ataksia herediter) dan hampir 100% penderita IAA menunjukkan tanda-tanda ataksia. Diet berikut ini dapat mencegah ataksia: 1. Sup otak dan sumsum babi Bahan: 1 otak babi, 15 gram sumsum tulang belakang babi, 10 gram wolfberry Cina, bumbu secukupnya. Metode: cuci sumsum babi otak babi, masukkan ke dalam mangkuk, masukkan wolfberry, garam, monosodium glutamat, anggur masak, kecap, dll., Kukus di atas sangkar untuk disajikan. 2, otak babi rebus telinga ganda Bahan: jamur putih, jamur hitam masing-masing 10 gram, otak babi 1 set, bumbu secukupnya. Cara: Cuci jamur hitam dan jamur putih, cuci otak babi, tambahkan kaldu ayam dan rebus hingga matang, tambahkan garam, monosodium glutamat, arak masak dan merica secukupnya, lalu rebus selama satu atau dua menit. 3, ayam lengkeng kenari Bahan: 10 gram daging kenari, 250 gram ayam, bumbu secukupnya. Cara: Cuci dan potong dadu ayam, campur dengan arak masak, tepung kanji dan kecap; panaskan minyak dalam panci dan tumis ayam dengan jahe dan daun bawang, lalu tumis kemiri dan daging babi, daun bawang, jahe dan merica hingga matang, tambahkan garam dan monosodium glutamat secukupnya. 4, sup kepala ikan sumsum babi kayu manis Bahan: 10 gram kayu manis, 100 gram sumsum tulang belakang babi, kepala ikan 1, bumbu secukupnya. Metode: Cuci sumsum tulang belakang babi dan kepala ikan, masukkan ke dalam panci yang sama dan tambahkan air hingga mendidih, lalu masukkan kayu manis dan bawang bombay, jahe, merica, bawang putih, arak masak, cuka beras, dll.; rebus hingga matang, tambahkan garam, MSG secukupnya, masukkan daun kemerah-merahan, ketumbar, lalu rebus satu atau dua yang sudah siap.