Melasma terjadi pada wanita muda dan setengah baya, dan ruamnya simetris pada kedua pipi dan bagian wajah lainnya, yang mempengaruhi kesejahteraan psikologis pasien. Penyebab dan patogenesis melasma pada wajah tidak sepenuhnya dipahami dan dikaitkan dengan sinar ultraviolet, kosmetik, kehamilan, gangguan endokrin, penyakit kronis tertentu, obat-obatan, kualitas tidur, elemen jejak dan genetika. Pasien dengan melasma harus menghindari paparan sinar matahari dan kontrasepsi oral, penggunaan glukokortikoid jangka panjang dan penggunaan kosmetik yang tidak teratur pada wajah, dan suplementasi yang tepat dengan makanan yang kaya vitamin C dan vitamin E. Perhatikan perlindungan terhadap sinar matahari sepanjang tahun, hindari paparan sinar matahari yang berkepanjangan dan oleskan tabir surya sebelum keluar rumah. Melasma, dengan etiologi yang kompleks dan patogenesis yang tidak jelas, cenderung kambuh dan membutuhkan perawatan yang komprehensif.