Selama periode menstruasi, istirahat di tempat tidur dalam waktu lama dan aktivitas yang rendah akan memperlambat gerak peristaltik usus dan mengurangi asupan serat, yang mengakibatkan sembelit; obat pencahar harus digunakan secara hati-hati agar tidak memengaruhi sekresi ASI dan dengan demikian menyebabkan diare pada bayi. Anda dapat mengonsumsi makanan yang kaya serat kasar, seperti kacang hijau, daun bawang, seledri, labu, kentang putih, ubi, pisang, dan apel. Minum lebih banyak sup, karena sup penambah ASI biasanya mengandung sejumlah minyak, yang dapat membantu melumasi usus dan melancarkan buang air besar. Ada juga beberapa solusi diet yang dapat dicoba. Ambil 250 gram koroner segar dan masak atau buat sup untuk dimakan; Anda juga bisa mengonsumsi beras liar segar dan seledri kering dalam rebusan untuk membantu mengobati sembelit; jus sayuran biji minyak juga dapat melumasi usus dan pencahar. Ubi jalar kukus dapat dimakan sebagai camilan setiap malam sebelum tidur, sekali sehari, untuk memperkuat gerakan peristaltik saluran pencernaan dan melancarkan buang air besar. Singkatnya, selama periode menstruasi, Anda harus bergerak dengan baik dan tidak berbaring di tempat tidur untuk waktu yang lama. Duduklah saat Anda makan, minum lebih banyak sup dan air. Anda harus mencampur biji-bijian kasar dan halus setiap hari, dan makan daging dan telur bersama dengan beberapa sayuran dan buah-buahan segar. Jaga agar semangat Anda tetap tinggi dan hindari stimulasi mental yang buruk. Jika sembelit benar-benar serius, disarankan untuk pergi ke rumah sakit biasa tepat waktu untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan.