Frostbite adalah cedera kulit yang cenderung terjadi di musim dingin. Ini cenderung terjadi pada area yang terbuka seperti jari tangan, punggung tangan, tumit, jari kaki, cincin telinga, ujung hidung dan pipi. Frostbite adalah cedera lokal pada kulit yang disebabkan oleh hawa dingin, ditandai dengan kulit pucat, diikuti oleh kemerahan dan bengkak dengan kelainan sensorik seperti gatal, mati rasa dan kesemutan, atau dalam kasus yang parah, kulit berwarna keabu-abuan, merah gelap atau hilangnya sensasi lokal, dan lambat untuk sembuh. Meskipun radang dingin bukanlah penyakit besar, namun bisa sangat menyakitkan. Seperti kata pepatah, “Jika Anda terkena radang dingin sekali setahun, Anda akan terkena setiap tahun”. Oleh karena itu, pencegahan sangat penting jika Anda ingin menyingkirkan radang dingin. Dalam kondisi suhu rendah yang sama, beberapa orang rentan terhadap radang dingin, sementara yang lain tidak. Hal ini karena radang dingin dipengaruhi oleh faktor lain selain dingin. (1) Anak-anak dan wanita rentan terhadap radang dingin: hal ini karena anak-anak memiliki respons yang jauh lebih kuat terhadap kontraksi pembuluh darah kecil di bawah kulit setelah menerima rangsangan dingin daripada orang paruh baya, dan terutama daripada orang tua. Ketika dirangsang oleh dingin, pembuluh darah subkutan anak-anak berkontraksi secara spasmodik, darah stagnan dan menyebabkan malnutrisi jaringan lokal, membuat mereka rentan terhadap cedera, sedangkan pembuluh darah subkutan kecil pada orang tua kurang sensitif terhadap rangsangan dingin dan oleh karena itu kurang rentan terhadap radang dingin. Selain itu, wanita kurang dapat beradaptasi dengan dingin dan kulit mereka kurang tahan terhadap dingin. Akibatnya, wanita juga rentan terhadap radang dingin. (2) Orang yang lemah dan mereka yang memiliki sirkulasi yang buruk: Orang dengan penyakit jantung, penyakit pembuluh darah, dan sirkulasi darah perifer yang buruk memiliki kemampuan adaptasi kulit yang buruk, toleransi dan ketahanan terhadap dingin, dan tidak dapat menahan rangsangan dingin, sehingga radang dingin dapat dengan mudah terjadi. (3) Tinggal dan bekerja di lingkungan yang lembab: Lingkungan yang lembab dapat secara signifikan meningkatkan dampak dan bahaya dingin pada tubuh dan lebih mudah merusak fungsi kontraksi dan diastol pembuluh darah lokal, sehingga mendorong pembentukan radang dingin. Inilah sebabnya, mengapa radang dingin lebih mungkin terjadi di lingkungan yang lembap daripada lingkungan kering. Selain itu, orang yang berdiri dalam jangka waktu yang lama, kurang aktivitas, memiliki pakaian yang sempit, menderita malnutrisi dan terlalu lelah, juga rentan terhadap radang dingin. 2. Cara mengobati radang dingin Radang dingin yang tidak terputus dapat diobati dengan obat yang meningkatkan sirkulasi darah, seperti 10% spiritus kamper atau tingtur cabai, yang dapat digosok secara lokal. Masyarakat menggunakan ramuan cabai untuk melepuh di daerah tersebut, yang memiliki beberapa efek. Jika ulkus telah pecah, oleskan salep asam borat 5%, salep jamur merah atau salep lemak babi dan madu (30% lemak babi dan 70% madu) dan perban. Juga gunakan vasodilator perifer internal seperti niasin. Dalam pengobatan Tiongkok, pengobatannya adalah menghangatkan meridian, membuka saluran dan mengaktifkan sirkulasi darah untuk menghilangkan stasis darah, menggunakan danggui siwei tang atau yanghe tang plus atau minus. Kunci untuk menyembuhkan radang dingin adalah menyingkirkan lingkungan yang basah dan dingin dan menjaga area radang dingin tetap hangat dan kering, jika tidak, maka akan rentan untuk kambuh kembali. (1) Langkah-langkah utama untuk mencegah kambuhnya radang dingin adalah: pastikan bahwa ruangan terlindung dari dingin, panas dan kelembaban, dan suhu ruangan dijaga di atas 15°C dan kelembaban relatif sekitar 50%. Jaga agar sepatu, kaus kaki, sol dalam dan sarung tangan tetap kering. Bagi mereka yang kakinya berkeringat, sebaiknya tidak mengenakan sepatu karet dan bisa menggunakan bedak anti-keringat untuk kaki mereka. (2) Sedikit pengingat: Sirkulasi darah yang buruk adalah penyebab utama radang dingin. Oleh karena itu, penting untuk tidak membungkus pakaian hangat begitu ketat sehingga sirkulasi darah lokal menjadi buruk. Jangan mengira bahwa menggosok area radang dingin dengan bola salju akan menyembuhkannya. Menggosok-gosokkan bola salju ke kulit hanya akan meningkatkan suhu dingin dan kelembapan lokal, sehingga membuat radang dingin semakin parah. Bila radang dingin menjadi borok parah, carilah bantuan medis. 3. Cara mencegah radang dingin Pencegahan radang dingin harus dilakukan di akhir musim gugur. Anda dapat menggunakan air dingin untuk merendam bagian tubuh Anda yang sering mengalami radang dingin pada tahun-tahun sebelumnya, seperti tangan dan kaki Anda. Mulailah dengan berendam selama setengah jam setiap hari, dan kemudian selama satu jam. Berikutnya, perhatikan perlindungan dingin dan kehangatan lokal: (1) Perhatikan perlindungan dingin dan kehangatan di area kulit yang terbuka, yang rentan terhadap radang dingin di musim dingin, seperti tangan, kaki dan telinga. (2) Lakukan latihan toleransi dingin yang sesuai, seperti mencuci muka, tangan dan kaki dengan air dingin, untuk meningkatkan kemampuan kulit Anda untuk mentoleransi dingin. (3) Dalam lingkungan yang dingin, bagian yang terbuka dapat digosok terus-menerus dan anggota badan harus lebih sering digerakkan untuk meningkatkan sirkulasi darah lokal. (4) Dianjurkan untuk menjaga sepatu dan kaus kaki tetap kering dan menghindari kelembaban di musim dingin. Akhirnya, perhatian harus diberikan pada seluruh tubuh. Pola makan yang kaya protein, lemak dan vitamin harus menjadi andalan, terutama makanan berlemak tinggi seperti daging domba dan cokelat, untuk menyediakan kalori yang cukup bagi tubuh.