Seks oral biasanya tidak mempengaruhi menstruasi, tetapi dapat menyebabkan radang saluran reproduksi atau infeksi penyakit menular seksual, dll. Pertama, ada banyak penyebab menstruasi yang tidak teratur, seperti lapisan rahim yang tipis, gangguan endokrin, dan penggunaan obat-obatan tertentu, tetapi biasanya tidak berhubungan dengan seks oral. Kedua, seks oral dapat menyebabkan vaginitis bakteri. Flora dalam rongga mulut berbeda dengan flora pada sistem reproduksi. Seks oral rentan menyebabkan ketidakseimbangan flora dalam vagina, yang merusak penghalang biologis dalam vagina, sehingga menyebabkan terjadinya peradangan ginekologi seperti vaginitis bakterialis, tetapi hal ini tidak akan mempengaruhi situasi menstruasi. Selain itu, seks oral juga dapat menyebabkan penyebaran penyakit menular seksual (PMS) jika pasangannya mengidap PMS, dan sangat mungkin terjadi infeksi akibat seks oral. Oleh karena itu, sering melakukan seks oral tidak dianjurkan. Wanita, khususnya, harus memperhatikan kebersihan diri dalam kehidupan sehari-hari dan berusaha menjaga vulva tetap bersih dan kering untuk menjaga kesehatan saluran reproduksi.