Apa penyebab edema sumsum tulang?

Sumsum tulang adalah substansi lunak seperti spons yang terletak di dalam tulang yang bertanggung jawab untuk pertumbuhan sel baru. Sel-sel seperti sel darah merah, sel darah putih dan trombosit mengangkut oksigen dan melawan infeksi, dan bertanggung jawab untuk pembekuan untuk menghindari pendarahan hebat jika terjadi cedera. Edema sumsum tulang adalah respons perlindungan alami tubuh dalam keadaan cedera atau stres. Biasanya, edema sumsum tulang berarti sumsum tulang mengandung terlalu banyak cairan. Edema atau peradangan yang disebabkan oleh adanya kelebihan cairan dalam sumsum tulang hanyalah suatu gejala. Dengan kata lain, harus ada beberapa penyebab yang mendasari terjadinya kondisi tersebut. Hal ini karena perubahan sumsum tulang yang disebabkan oleh edema bisa disebabkan oleh patah tulang atau cedera ligamen. Misalnya, edema ini dapat disebabkan oleh masalah seperti sinovitis, osteoartritis, osteoporosis dan iskemia. Edema sumsum tulang kadang-kadang dikaitkan dengan nyeri dan disfungsi tulang dan sendi. Gejala-gejala ini sering kali terkait dengan penyebab yang mendasari penumpukan cairan. Misalnya, gerakan yang menyebabkan nyeri ringan dapat dikaitkan dengan perubahan struktural pada sendi. Hal ini dapat dilihat sebagai gejala artritis dan, jika terdapat nyeri hebat dan intens, mungkin juga merupakan tanda kompresi tulang atau fraktur. Edema cairan atau peradangan seringkali dapat dipahami melalui pencitraan resonansi magnetik. Pengobatan edema sumsum tulang tergantung pada penyebab pembengkakan dan retensi cairan. Pengobatan cedera parah dan penyakit yang mendasarinya dapat membantu meringankan gejala nyeri dan disfungsi edema sumsum tulang. Penggunaan analgesik dan, dalam kasus yang parah, suntikan steroid bisa efektif dalam mengurangi peradangan. Namun, kasus lain, mungkin memerlukan tindakan pengobatan yang lebih invasif. Intervensi bedah dapat membantu memperbaiki ligamen yang rusak, meningkatkan penyembuhan tulang, dan menghilangkan massa yang menyebabkan edema kronis dan nyeri.