Sakit kepala yang disebabkan oleh kondisi hidung disebut sakit kepala rinogenik. Pada pasien dengan sakit kepala, penentuan apakah sakit kepala berasal dari rinogenik didasarkan pada lokasi nyeri, waktu onset, gejala hidung dan, jika perlu, pemeriksaan rinologis. Anestesi dengan anestesi permukaan mukosa pada aspek posterior luar turbinate tengah dan aspek anterior turbinate tengah anterior, masing-masing, merupakan dasar penting untuk diagnosis sakit kepala rhinogenik jika sakit kepala dengan cepat berkurang atau bahkan menghilang. Sakit kepala rinogenik secara umum dibagi menjadi dua jenis: menular dan tidak menular. I. Sakit kepala rinogenik menular: Sering disertai dengan infeksi akut pada hidung dan sinus, dan rasa sakitnya memiliki lokasi dan durasi tertentu. 1. Sinusitis frontal akut: Rasa sakitnya terletak di dahi, di atas orbit atau di seluruh sakit kepala; terasa berat di pagi hari, lega di sore hari dan menghilang di malam hari. 2. Sinusitis maksilaris akut: sakit kepala ringan di pagi hari dan berat di sore hari. 2. Sakit kepala rinogenik non-infeksius: lihat rinitis alergi, rinitis atrofi, septum hidung menyimpang, tumor hidung dan sinus, dll.