Efusi perikardial yang parah.
Ketika efusi perikardial berkembang, jantung tertekan, pengisian jantung diastolik terhambat, dan curah jantung pasien, serta volume darah yang dikembalikan, menurun secara dramatis.
Meskipun efusi perikardial adalah penyakit terbatas yang terutama memengaruhi jantung, jika penyakit ini terus berlanjut, organ lain juga dapat terlibat, seperti hati, ginjal, otak, saluran pencernaan, dan pembuluh darah pada tungkai bawah.
Jika efusi perikardial tidak ditangani dengan segera dan efektif, kemungkinan besar akan menyebabkan komplikasi yang sangat serius, seperti kompresi kerongkongan atau trakea, syok kardiogenik, kematian mendadak, dll., yang sangat mengancam jiwa.
Adanya efusi perikardial biasanya dikaitkan dengan berbagai patologi, seperti gangguan hematologi, penyakit autoimun, tumor, gagal ginjal, gagal jantung, dan infeksi dada. Karena penyebabnya sangat kompleks dan beragam, maka penting untuk melakukan pemeriksaan yang tepat untuk mengidentifikasi penyebabnya sebelum melanjutkan dengan pengobatan yang sesuai.