Kasur elektrik, yaitu selimut elektrik, memiliki sejumlah radiasi elektromagnetik untuk wanita hamil, tetapi bukan radiasi pengion, sehingga efeknya tidak terlalu signifikan. Disarankan agar wanita hamil menyalakan selimut listrik untuk memanaskannya terlebih dahulu sebelum tidur dan mematikannya ketika mereka siap untuk tidur. Selimut listrik dapat menyebabkan efek berikut pada wanita hamil: 1. Radiasi elektromagnetik: prinsip kerja selimut listrik adalah mengubah energi listrik menjadi energi panas, yang akan menghasilkan radiasi elektromagnetik saat bekerja, dan radiasi elektromagnetik yang berkepanjangan dapat mempengaruhi pernapasan dan detak jantung wanita hamil; 2. Kebakaran: pemanasan selimut listrik secara terus menerus akan memperluas pembuluh darah kapiler, yang dengan mudah akan menyebabkan hilangnya air dan garam anorganik di dalam tubuh, dan dengan demikian akan menyebabkan terjadinya mulut kering, kulit kering, pendarahan dari hidung bahkan sembelit, dll., yang dapat menyebabkan hilangnya air dan garam anorganik di dalam tubuh, bahkan sembelit. Bahkan sembelit, dll., dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin; 3, mempengaruhi tidur: lingkungan tidur bersuhu tinggi terus menerus akan mengurangi kualitas tidur, mempengaruhi kondisi mental sehari-hari, emosi ibu hamil akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin; 4, bahaya kebocoran listrik: selimut listrik berkualitas buruk dapat berisiko kebocoran listrik, wanita harus memperhatikan untuk meminimalkan penggunaan selimut listrik selama kehamilan.