Prevalensi miopia di kalangan remaja semakin meningkat dan usia onset semakin muda dan semakin muda, pengobatan miopia di kalangan remaja terutama di bidang-bidang berikut ini: 1. sarana optik, terutama termasuk pemakaian lensa pembentuk kornea di malam hari, bingkai defokus perifer, dan lensa pembentuk kornea lunak untuk pemakaian siang hari, yang semuanya digunakan untuk mencegah dan mengendalikan pertumbuhan miopia yang cepat melalui prinsip defokus perifer. 2. pengobatan, penelitian saat ini telah mengkonfirmasi bahwa obat yang lebih aman dan lebih efektif adalah tetes atropin 0,01%. 3. Orang tua harus menghindari membiarkan anak remajanya menggunakan mata mereka dari jarak dekat dalam jangka waktu yang lama dalam kehidupan sehari-hari. 30 menit penggunaan mata dekat dan 10 menit melihat jauh dianjurkan untuk mengendurkan otot siliaris, yang secara efektif dapat memperlambat perkembangan miopia. 4. Lakukan lebih banyak olahraga di luar ruangan dan berjemur di bawah sinar matahari untuk mengendalikan pertumbuhan miopia yang cepat.