Bekas luka keloid adalah pengembalian umum terhadap cedera dalam tubuh dan merupakan hasil dari penyembuhan jaringan normal. Namun, ketika jaringan parut keloid terjadi, hal ini dapat menyebabkan banyak masalah dalam hidup, terutama jika terjadi di area yang terbuka seperti wajah. Berikut ini adalah informasi penting yang perlu Anda perhatikan: mencegah lebih baik daripada mengobati untuk pertumbuhan bekas luka keloid. Pentingnya pencegahan tercermin dalam dua aspek: 1. Pencegahan pertumbuhan bekas luka keloid lebih efektif daripada pengobatan. Tujuan pencegahan keloid adalah untuk mengurangi kemungkinan bekas luka berubah menjadi bekas luka yang abnormal. Pencegahan berubah menjadi pengobatan ketika diagnosis klinis bekas luka hiperplastik atau keloid sudah jelas. 2. Waktu diagnosis hiperplasia keloid mempengaruhi prognosis jaringan parut keloid. Konsensus dari banyak ahli adalah bahwa perawatan bekas luka keloid hiperplastik atau keloid paling baik bila dimulai ketika bekas luka belum matang. Oleh karena itu, sangat penting bahwa diagnosis pertumbuhan bekas luka keloid dibuat sedini mungkin, dan diagnosis dini adalah bagian dari pencegahan. Oleh karena itu, setiap upaya harus dilakukan untuk mencegah jaringan parut keloid. Tindakan pencegahan berikut ini harus dilakukan untuk pasien dengan faktor risiko tinggi untuk pertumbuhan keloid (misalnya riwayat pertumbuhan keloid, operasi payudara dan dada): a. Imobilisasi luka dengan selotip hypoallergenic selama beberapa minggu setelah operasi untuk menahan b. Gel silikon adalah lini pertama profilaksis bekas luka dan harus digunakan sesegera mungkin setelah sayatan sembuh dan diterapkan terus menerus selama setidaknya 12 jam sehari selama tiga bulan; c. Suntikan hormon intra-scar adalah lini kedua profilaksis bekas luka dan umumnya digunakan pada pasien dengan jaringan parut yang lebih parah. 3. Untuk pasien tanpa faktor risiko tinggi, luka harus dijaga kebersihannya dan ditindaklanjuti secara teratur. Oleh karena itu, disarankan untuk mengikuti saran medis yang diberikan oleh dokter untuk pencegahan bekas luka setelah operasi atau cedera; hal ini tidak opsional tetapi sangat penting.