Dislipidemia biasanya merujuk pada peningkatan kadar serum kolesterol (CH), trigliserida (TG), kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL-C), dan penurunan kadar kolesterol lipoprotein densitas tinggi (HDL-C). Karena lipid terdapat dalam plasma dalam bentuk lipoprotein, maka dislipidemia bermanifestasi sebagai dislipoproteinaemia. Dislipidemia dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular aterosklerotik (ASCVD) seperti penyakit jantung koroner, serta meningkatkan risiko tumor. Pencegahan dan pengobatan dislipidemia penting untuk mengurangi prevalensi penyakit kardiovaskular dan meningkatkan kualitas hidup. Pasien dengan dislipidemia disarankan untuk mencari perawatan medis tepat waktu untuk menghindari penundaan.