Kehamilan normal pada pasangan normal memerlukan elemen-elemen dasar berikut ini: 1. Sel telur yang normal (dari wanita) dan sperma yang normal (dari pria). Seorang wanita normal biasanya mengeluarkan satu hingga dua sel telur dalam satu siklus menstruasi, sedangkan pria normal dapat mengeluarkan 200-300 juta sperma dalam satu kali ejakulasi. 2. Saluran reproduksi yang normal. Sistem reproduksi internal wanita terdiri dari vagina, rahim, dan kedua adneksanya (ovarium dan saluran tuba). Sistem reproduksi pria terdiri dari kelenjar reproduksi (testis), saluran transportasi (epididimis, vas deferens, saluran ejakulasi, uretra pria) dan kelenjar aksesori (kelenjar vesikula seminalis, kelenjar prostat, kelenjar buli-buli uretra). 3. Sperma dan sel telur dapat bergabung secara normal (pembuahan). 4. Toleransi endometrium, yaitu perkembangan endometrium harus selaras dengan perkembangan embrio dan dapat menerima embrio. Setelah berhubungan intim, sperma melewati vagina dan mencapai rongga rahim, perut buncit tuba falopi, dan setelah ovarium mengeluarkan sel telur, ujung pusar tuba falopi menangkap sel telur seperti tangan dan membawanya ke perut buncit tuba falopi untuk menunggu sperma. Setelah sperma dan sel telur dibuahi dan menjadi embrio, tuba falopi mengangkut embrio ke rongga rahim, di mana embrio akan menetap dan berkembang. Kesalahan pada salah satu dari titik-titik ini akan memengaruhi proses kehamilan dan menyebabkan ketidaksuburan.