Dapatkah kelainan bentuk nasolabial diperbaiki setelah operasi bibir sumbing di masa kanak-kanak?

  Bibir sumbing kongenital adalah malformasi kongenital yang umum terjadi pada daerah maksilofasial, umumnya dikenal sebagai “harelip”. Tidak hanya menyebabkan kerusakan yang signifikan pada penampilan anak, tetapi juga dapat menyebabkan kesulitan mengisap dan disartria akibat hilangnya kontraksi bibir sirkumferensial, serta kelainan bentuk gigi dan rahang serta kelainan bentuk hidung sekunder akibat perkembangan abnormal dari alveolar ridge anterior atas. Penanganan bibir sumbing dan langit-langit mulut kini telah menjadi lebih prosedural dan pusat-pusat penanganan khusus telah dibentuk, dan hasil penanganan pun semakin membaik.  Perawatan bibir sumbing adalah perbaikan yang membutuhkan beberapa kali operasi. Bibir sumbing sederhana biasanya diperbaiki dalam satu tahap pada usia 3 sampai 6 bulan. Setelah bibir sumbing diperbaiki, anak masih akan memiliki beberapa cacat yang menghasilkan kelainan bentuk sekunder saat ia terus berkembang. Kelainan bentuk nasolabial dari bibir sumbing sering diperbaiki di masa dewasa, dengan fokus pada pemulihan estetika hidung dan bibir atas. Metode yang digunakan termasuk implan prostetik, implan tulang rawan dan penataan ulang jaringan. Meskipun peningkatan hasil setelah pembedahan bisa dramatis, namun jaringan parut tidak dapat dihilangkan sepenuhnya.