Banyak keluarga anak-anak penderita miopi mendengar dokter mengatakan, “Anak Anda rabun jauh dan membutuhkan kacamata” dan mereka merasa panik dan cemas. Apakah kacamata akan membuat anak Anda semakin rabun dan Anda tidak akan pernah bisa melepasnya? Apakah kacamata korektif, sehingga miopi nantinya akan sembuh dan saya tidak perlu memakainya lagi? Saya sering merasa tidak berdaya menghadapi pertanyaan-pertanyaan ini, karena miopi adalah masalah yang umum terjadi, tetapi kesadaran masyarakat umum belum meningkat, dan banyak orang berpikir secara dangkal dan tidak mau mendengarkan dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat dan efektif. Miopia sering terjadi akibat sumbu mata menjadi lebih panjang dan sekali pertumbuhan ini terjadi, maka tidak dapat dipulihkan lagi. Tujuan pemakaian kacamata adalah untuk memberikan penglihatan yang jelas kepada anak-anak yang rabun, yang tidak hanya membantu memfasilitasi pembelajaran dan kehidupan sehari-hari mereka, meningkatkan nilai dan meningkatkan kepercayaan diri interpersonal mereka, tetapi yang lebih penting lagi, pengalaman visual yang jelas dapat memperlambat perkembangan miopia. Tentu saja, jika miopi terjadi, orang tua tidak perlu terlalu stres karena anak dapat mempertimbangkan operasi laser miopi atau implantasi IOL saat dewasa untuk menyingkirkan kacamata dan menjalani hidup bebas dari kacamata. Penyebab miopi bersifat multifaktorial dan dapat disebabkan oleh genetika, kebiasaan mata, dan faktor lainnya. Studi klinis internasional yang besar sekarang telah menunjukkan bahwa aktivitas di luar ruangan dapat memperlambat perkembangan miopi dan bahwa memakai lensa OK juga dapat memperlambat perkembangan miopi. Oleh karena itu, jika anak Anda menderita miopi, dianjurkan agar ia harus memeriksakan diri ke rumah sakit biasa, memeriksakan ketajaman penglihatannya, kelainan refraksi, sumbu mata dan indikator lain yang relevan, serta mengikuti saran dokter untuk mengenakan kacamata atau lensa OK pada waktu yang tepat.