Jumlah anak yang menderita miopi di kalangan siswa sekolah dasar dan menengah semakin meningkat, dan para orang tua bingung apa yang harus dilakukan. Beberapa orang tua bersikeras untuk tidak memakai kacamata karena mereka telah mendengar bahwa “Anda tidak bisa melepasnya jika Anda memakainya”; beberapa orang tua pergi ke tempat biasa untuk mendapatkan kacamata untuk anak-anak mereka tepat waktu, tetapi sering membiarkan mereka memakainya ketika mereka membaca dan menulis, dan melepasnya ketika mereka berjalan. Jadi, bagaimana cara yang tepat untuk memakai kacamata? Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah pergi ke rumah sakit biasa dan melakukan pemeriksaan mata yang dilebarkan secara terperinci untuk membedakan antara miopi sejati dan semu. Jika miopia adalah miopia semu, biasanya hipermetropi ringan setelah pupil melebar, dan biasanya dapat diabaikan selama tidak disertai dengan astigmatisme besar, atau jika perbedaan antara kedua mata besar dan ketajaman visual yang dikoreksi normal. Namun demikian, jika miopi itu benar, inilah saatnya bagi orang tua untuk memasangkan lensa miopi yang sesuai untuk anak mereka. Miopi sejati tidak sembuh secara alami karena mata tumbuh lebih panjang dan tidak memendek dengan sendirinya seiring pertumbuhannya. Selain itu, tanpa kacamata, miopi tidak hanya akan mempengaruhi pembelajaran karena penglihatan kabur di papan tulis, tetapi juga akan diperburuk oleh penglihatan kabur dari kejauhan. Miopi hanya semakin dalam, tetapi bukan karena kacamata. Perkembangan miopi terkait dengan beberapa faktor: pertama, pertumbuhan dan perkembangan, karena bola mata tumbuh lebih panjang dan lebih tinggi; kedua, genetika, jika kedua orang tua sangat rabun, maka kemungkinan besar anak akan rabun; dan ketiga, jumlah waktu yang dihabiskan dalam jarak dekat dengan mata. Jelas dari penjelasan di atas, bahwa pertumbuhan dan genetika berada di luar kendali kita, dan yang bisa kita lakukan hanyalah mengendalikan jumlah waktu yang dihabiskan anak kita dalam jarak dekat. Cara yang benar untuk memakai kacamata rabun adalah memakainya untuk jangka waktu yang lama, terutama saat melihat papan tulis atau sesekali menonton TV di rumah (selalu berpaling, semakin jauh semakin baik). Ketika membaca, anak-anak dengan miopi kurang dari 300 derajat dapat membaca tanpa kacamata, tetapi mereka harus duduk dengan benar; mereka yang memiliki miopi lebih dari 300 derajat, terutama mereka yang memiliki miopi tinggi, harus memakai kacamata dengan koreksi penuh atau resep yang sedikit lebih rendah, jika tidak, anak harus berbaring sangat dekat untuk membaca tulisan di buku dan tidak akan dapat mempertahankan postur duduk yang tepat. Penelitian terbaru oleh para dokter mata telah menunjukkan bahwa penggunaan mata dekat dalam waktu lama dapat menyebabkan pemanjangan mata, yang menyebabkan miopi, dan penglihatan kabur yang berkepanjangan juga dapat menyebabkan miopi. Jadi, biarkan anak Anda memakai kacamata rabun jauh, duduk sejauh mungkin di kelas, dan biarkan anak Anda melihat lebih jauh dengan kacamata rabun jauh. Bermain lebih banyak olahraga seperti bulu tangkis dan tenis meja di mana penglihatan jarak jauh dan dekat terus berubah, dan meningkatkan pengaturan kristal mata, semuanya telah terbukti efektif dalam mengendalikan perkembangan miopi. Waktu membaca harus dikontrol, misalnya, tiga sampai lima jam waktu membaca dan mengerjakan pekerjaan rumah, dibagi dua, dengan waktu istirahat 30 atau 40 menit dan lebih banyak melihat jauh selama istirahat.