Jika terdapat benjolan dan rasa sakit pada payudara, kemungkinan besar itu adalah mastitis. Jika saluran ASI tidak lancar dan ASI menumpuk, jaringan payudara dapat terinfeksi, dan dalam kasus yang serius, dapat menyebabkan abses payudara, pada saat itu, payudara bengkak dan nyeri, dan terdapat benjolan lokal, yang mungkin disertai demam. Penanganan penyumbatan saluran ASI: 1. Biarkan bayi terus menyusu sesering mungkin, dan peras ASI jika bayi menolak untuk menyusu. Pijat benjolan dengan lembut ke arah puting untuk membuka saluran ASI. 3, Gunakan kompres panas untuk memeras kelebihan ASI. Pengobatan mastitis dan abses payudara: 1. Biarkan bayi menyusu, atau peras kelebihan ASI. 2. Menyusui bayi dengan payudara yang lain. 3, Obati dengan antibiotik yang sesuai. 4 . Jika terdapat benjolan, pergilah ke rumah sakit untuk membuka dan mengeringkannya. 5, Sembuh dari infeksi payudara sesegera mungkin agar bayi dapat terus menyusu selama satu atau dua hari. Apa yang harus saya lakukan jika puting saya sakit? Puting susu yang sakit dapat disebabkan jika bayi tidak melekat dengan benar, misalnya, jika bayi tidak melekat pada areola dengan puting susu, tetapi wanita dengan puting susu yang sakit terlihat sama dengan wanita lain di permukaan. Apa yang dapat dilakukan untuk mencegah puting sakit? 1 . Periksa apakah bayi menyusu dengan posisi yang benar, sehingga bayi memasukkan areola ke dalam mulutnya bersamaan dengan puting. 2. Tunggu sampai bayi meletakkan puting sebelum menggendongnya. 3. Jika Anda harus berhenti menyusui karena suatu alasan yang tidak dapat dihindari, ibu harus memasukkan jarinya ke dalam mulut bayi terlebih dahulu untuk membuatnya berhenti menghisap, dan tidak boleh melepaskan puting sesuka hati. Apa yang harus saya lakukan jika puting saya pecah-pecah saat menyusui? Hal ini dapat disebabkan oleh tidak mensterilkan puting saat menyusui atau karena bayi tidak menguasai teknik menghisap yang benar. Penting untuk memperbaiki teknik menyusu bayi dan tidak membatasi frekuensi dan durasi menyusui.