Pasien dengan tuberkulosis menjalani trakeoskopi untuk dua tujuan: 1. Untuk mengklarifikasi lebih lanjut apakah penyakit lain, seperti tumor, merupakan kombinasi. Jika pasien didiagnosis dengan kombinasi tumor, pengobatan lebih lanjut, seperti operasi, radioterapi, kemoterapi, dll., diperlukan. 2. Pengobatan lokal, seperti isoniazid, dapat diberikan. Selain penggunaan pengobatan bronkoskopi, pasien juga perlu diobati dengan obat anti-tuberkulosis oral, obat yang biasa digunakan antara lain isoniazid, rifampisin, pirazinamid, streptomisin, dll. Penderita TBC paru harus memperhatikan istirahat, hindari kedinginan, makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan segar, dan minum pidomod oral dan faktor transfer untuk meningkatkan kekebalan tubuh bila mengalami defisiensi kekebalan tubuh. Jika pasien mengalami kekurangan gizi, dianjurkan untuk makan makanan yang lebih bergizi seperti daging ayam, daging sapi dan daging kambing.