Varikokel dan infertilitas

  Insiden varikokel sekitar 12% dan infertilitas akibat varikokel menyumbang 9% hingga 41% dari infertilitas pria. Penyebab utama infertilitas pria akibat varikokel adalah: 1. Suhu testis rata-rata lebih tinggi dari normal; 2. Tekanan pada vena spermatika meningkat dan stagnasi darah mengganggu metabolisme testis; 3. Testis kekurangan oksigen secara lokal karena terhambatnya aliran balik darah vena dan lingkungan untuk pertumbuhan sperma berubah; 4. Pengaruh zat beracun dalam darah yang mengalir balik dalam vena spermatika dapat menyebabkan disfungsi spermatogenik testis; 5. Sel sekretori testis terhambat dan sekresi testosteron menurun; 6. Testis mengalami gangguan pertumbuhan sperma. Sekresi testosteron terhambat dan menurun; 6. Pleksus vena testis kiri dan kanan berkomunikasi satu sama lain, sehingga varikokel pada satu sisi sering menyebabkan kerusakan pada kedua testis.  Sebagai akibat dari semua faktor ini, kerusakan testis akhirnya terjadi. Fungsi spermatogenik terhambat dan kualitas air mani berubah (berkurangnya jumlah sperma, meningkatnya proporsi sperma yang cacat serta sperma yang belum matang, motilitas sperma berkurang).  Pengobatan meliputi pengobatan simtomatik, farmakologis dan bedah.