Anoreksia pediatrik umum terjadi sejak usia 4-7 bulan, dan juga sekitar usia 1 tahun, dengan durasi yang bervariasi secara individual, yaitu sekitar 1-2 bulan. Biasanya, bayi berusia 4-6 bulan mulai merasakan hal baru tentang hal-hal di sekitarnya karena meningkatnya rasa ingin tahu dan tonus otot leher yang lebih baik, yang menyebabkan gangguan makan. Pada saat yang sama, anoreksia sering terjadi selama periode ini karena makanan pokoknya adalah ASI atau susu formula. Selain itu, sekitar usia 1 tahun, sebagian besar janin sudah tumbuh gigi dan makanan pendamping ASI sudah berupa makanan yang hampir padat, yang mungkin ditolak oleh anak, sehingga anoreksia juga dapat terjadi dengan mudah. Anoreksia biasanya berlangsung selama sekitar 1-2 bulan, tetapi bervariasi pada setiap orang. Kegagalan untuk menambahkan makanan pendamping ASI secara tepat selama periode kritis pemberian makanan pendamping ASI dan melatih koordinasi mulut bayi dengan memberi makan dengan sendok kecil juga akan menyebabkan keengganan untuk makan makanan padat dan anoreksia di kemudian hari. Sebagai kesimpulan, penting untuk memperhatikan makan secara teratur dan kuantitatif selama masa bayi, dan untuk mengontrol ngemil. Pada saat yang sama, kita harus memperhatikan latihan fisik dan meningkatkan waktu untuk kegiatan di luar ruangan.