Bagaimana cara mencegah hipofosfatemia setiap hari?

Hipofosfatemia adalah gangguan metabolisme fosfor yang disebabkan oleh konsentrasi fosfat yang lebih rendah dari normal dalam sirkulasi darah. Manifestasinya meliputi hemolisis, kelesuan, kelemahan, dan kejang-kejang. Penyebabnya meliputi puasa, penggunaan zat pengikat seperti aluminium hidroksida, magnesium hidroksida atau aluminium karbonat dalam jangka waktu lama, glikolisis dan alkalosis, hipertiroidisme, kekurangan vitamin D, penyakit tubulus ginjal tertentu (misalnya, sindrom Fanconi), alkoholisme, dan rakhitis anti vitamin D (hipofosfatemia familial). Bagaimana hipofosfatemia dapat dicegah setiap hari? Pencegahan: 1. Hipofosfatemia dapat dikoreksi dengan rehidrasi intravena dan suplementasi fosfat. Fosfat yang umum digunakan adalah campuran kalium dihidrogen fosfat (KH2PO4) dan disodium hidrogen fosfat (Na2HPO4). 2. Jika hiperkalsemia juga ada, pengisian fosfat intravena harus dikurangi untuk mencegah pembentukan kalsifikasi yang tergeser. 3. Suplementasi fosfat intravena dapat menyebabkan komplikasi berikut ini: hipokalsemia. Kalsifikasi yang tergeser. Hiperkalemia dan hipernatremia yang diinduksi secara medis (yang disebabkan oleh suplementasi fosfat). Penyebab hipofosfatemia juga harus diobati. 4. Diet yang rasional dengan asupan serat yang tinggi serta sayuran dan buah-buahan segar, gizi seimbang, termasuk protein, gula, lemak, vitamin, elemen dan serat makanan, serta nutrisi penting lainnya, dengan campuran daging dan sayuran yang baik serta variasi makanan yang beragam, yang memberikan efek saling melengkapi nutrisi antar makanan, juga sangat membantu dalam mencegah penyakit ini.