Apa yang dimaksud dengan radiasi pengion?

Konsep 1. Radiasi pengion: jenis radiasi yang dihasilkan oleh energi yang cukup untuk menyebabkan elektron meninggalkan atom. Jenis radiasi ini berasal dari sejumlah atom yang tidak stabil yang bersifat radioaktif (yang berarti radionuklida atau radioisotop) dan untuk menjadi lebih stabil, inti atom melepaskan kuanta cahaya sekunder dan berenergi tinggi (sinar gamma). Proses di atas disebut peluruhan radioaktif. Sebagai contoh: nuklida alami uranium, radon, radium, Q, dan lain-lain, yang terdapat di alam. Radiasi pengion juga dilepaskan oleh fisi atom dalam reaktor nuklir, dll., yang ada dalam aktivitas manusia dan di alam. Sinar-X adalah jenis radiasi lain yang disebabkan oleh elektron terluar dari inti atom. Li Man, Bagian Penyakit Akibat Kerja, Institut Kesehatan Kerja dan Pengendalian Penyakit Akibat Kerja Shandong 2. Partikel alfa: partikel alfa adalah partikel bermuatan positif, partikel berenergi tinggi yang biasanya dipancarkan oleh beberapa atom berat (uranium, radium) atau nuklida buatan. Partikel ini kehilangan energi dengan cepat setelah melewati medium dan dapat dihentikan oleh selembar kertas tipis dan tidak dapat menembus terlalu jauh. Namun, ketika menembus ke dalam jaringan (meskipun tidak menembus secara mendalam) dapat menyebabkan kerusakan jaringan. Partikel alfa biasanya diserap sepenuhnya oleh lapisan luar kulit nekrotik tubuh dan isotop radioaktif yang dipancarkannya tidak menimbulkan bahaya di luar tubuh, namun, partikel ini dapat menjadi sangat berbahaya jika disuntikkan atau dihirup ke dalam tubuh. 3. Partikel beta: Sinar beta adalah partikel bermuatan negatif dan berkecepatan tinggi yang dilepaskan dari peluruhan radioaktif nuklida. Manusia dapat terpapar radiasi beta dari sumber buatan manusia atau sumber alami. Radiasi ini lebih menembus daripada partikel alfa, tetapi menyebabkan lebih sedikit kerusakan pada jarak yang sama. Beberapa radiasi beta dapat menembus kulit dan menyebabkan kerusakan radioaktif. Namun, begitu masuk ke dalam tubuh, sinar beta dapat dilemahkan, dihalangi oleh pakaian luar, atau diblokir sepenuhnya oleh beberapa milimeter aluminium foil. 4, partikel γ: sama seperti cahaya tampak, sinar-X, sinar γ adalah sejenis kuantum cahaya. Dalam proses peluruhan radioaktif, sinar γ dilepaskan bersama dengan sinar α dan β. Sinar ini tidak bermuatan dan tidak memiliki massa, tetapi memiliki daya tembus yang kuat. Nuklida alami 40 kalium dan nuklida buatan 239 plutonium dan 137 cesium adalah sumber utama sinar γ di lingkungan. Sinar γ dapat dengan mudah menembus tubuh manusia dan sangat berbahaya sehingga tembok beton setebal beberapa meter pun dapat menghalanginya. 5. Sinar-X: Sinar-X adalah kuanta cahaya berenergi tinggi yang dihasilkan oleh interaksi partikel bermuatan dengan materi. Sinar-X memiliki banyak sifat yang mirip dengan sinar gamma, tetapi memiliki asal-usul yang berbeda. Sinar-x memiliki penyebab intra-atomik dan kurang kuat dibandingkan sinar-γ sehingga kurang menembus dibandingkan sinar-γ. Mesin sinar-x sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari di bidang kedokteran dan industri. Karena penggunaannya yang luas, sinar-X merupakan sumber radiasi buatan manusia yang terbesar. Beberapa milimeter timbal mampu menghalangi sinar-X. Sumber radiasi 1. Radiasi alami: Manusia terutama menerima radiasi alami dari alam. Radiasi ini berasal dari matahari, sinar kosmik, dan radionuklida yang ada di kerak bumi. Radon yang meluap dari bawah tanah merupakan sumber radiasi alami yang penting. Sinar kosmik dari luar angkasa meliputi kuanta cahaya yang terkuantisasi, elektron, sinar gamma, dan sinar-X. Radionuklida utama yang ditemukan di kerak bumi adalah uranium, Q, dan zat radioaktif lainnya. Mereka memancarkan sinar alfa, beta dan gamma. 2, radiasi buatan: radiasi banyak digunakan dalam kedokteran, industri dan bidang lainnya. Radiasi buatan terutama digunakan dalam peralatan medis, lembaga penelitian dan pengajaran, reaktor nuklir dan fasilitas tambahannya; itu juga banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari orang, seperti jam tangan bercahaya, keramik berlapis, gigi palsu buatan, detektor asap, dll.