Penatalaksanaan nodul tonsil secara klinis didasarkan pada sifat nodul dan terdapat pilihan penatalaksanaan sebagai berikut: Pertama, nodul jinak tonsil. Ini bisa berupa perubahan polipoid amandel yang dibentuk oleh hiperplasia inflamasi kronis amandel. Amandel yang kecil tidak perlu diobati, tetapi jika ukurannya bertambah besar, pembedahan bisa dipertimbangkan. Nodul lainnya, seperti papiloma amandel yang disebabkan oleh infeksi papillomavirus, dapat diobati sama seperti polip amandel, dengan nodul kecil yang tidak menyebabkan ketidaknyamanan yang signifikan dan nodul yang membesar menyebabkan sensasi benda asing di tenggorokan atau mempengaruhi pasien saat menelan. Nodul jenis kedua adalah nodul ganas pada tonsil, yang bisa berupa kanker tonsil atau limfoma tonsil. Pasien mungkin memiliki ulkus lokal atau pembesaran nodul tanpa rasa sakit pada tahap awal. Jika nodul yang besar secara klinis dicurigai ganas, biopsi lokal dapat dilakukan untuk mendapatkan patologi. Jika patologi dianggap sebagai kanker tonsil atau limfoma, pembedahan atau kemoterapi dapat dipertimbangkan untuk manajemen klinis.