Berapa tahun Anda bisa hidup dengan kolitis kronis?

  Kolitis kronis adalah kondisi jinak yang, apabila diobati secara efektif, biasanya tidak berdampak langsung pada kelangsungan hidup pasien.  Kolitis kronis adalah gangguan pencernaan kronis yang ditandai oleh kongesti dan ulserasi yang terus-menerus pada lapisan usus besar. Infeksi, suplai darah yang tidak memadai ke usus besar dan respons imun non-spesifik adalah penyebab umum peradangan kronis pada usus besar. Tanda-tanda kolitis kronis yang biasa terjadi meliputi tekanan perut, diare, tinja berair dan pendarahan feses. Dengan pengobatan yang efektif, biasanya tidak ada dampak pada harapan hidup pasien. Pengobatan kolitis kronis saat ini tergantung pada penyebab kolitis. Untuk pasien dengan kolitis kronis yang disebabkan oleh infeksi bakteri yang sensitif, obat antibiotik seperti ciprofloxacin, roxithromycin dan penicillin sodium dapat diberikan setelah jenis bakteri tertentu diidentifikasi melalui analisis kultur. Jenis obat lain juga dapat digunakan untuk meredakan gejala-gejala yang merugikan, seperti skopolamin, prednison, montelukast, dll. Dalam kasus pasien dengan kolitis non-infeksius, obat antibiotik tidak diperlukan dan obat merupakan andalan pengobatan paliatif. Pada kasus yang parah, pembedahan bisa menjadi pilihan, termasuk pengangkatan sebagian jaringan usus besar dan usus halus yang sakit.  Pasien dengan kolitis kronis harus memperkuat pola makan sehari-hari serta langkah-langkah perawatan hidup, mencoba mempertahankan rutinitas rutin, mempertahankan pola makan yang ringan dan memperhatikan kebersihan dan keamanan makanan untuk menghindari memperburuk perkembangan penyakit.