Seperti yang kita semua ketahui, mendengkur, juga dikenal sebagai mendengkur, adalah suara yang dihasilkan oleh aliran udara melalui rongga hidung dan faring selama tidur. Frekuensi suara yang dihasilkan bervariasi dari orang ke orang. Prinsip langsung di balik mendengkur adalah aliran udara melalui saluran udara sempit yang menggetarkan jaringan di sekitarnya. Mendengkur saja mungkin bukan masalah kesehatan yang besar, tetapi jika jalan napas benar-benar tersumbat selama bernapas, hal ini dapat menyebabkan henti napas, yang kemudian harus ditangani dengan sangat serius. Penghentian pernapasan yang terputus-putus selama mendengkur menjadi suatu penyakit, yang secara umum kita sebut sebagai mendengkur. Mendengkur memiliki nama profesional dalam dunia kedokteran, yang disebut sindrom hipoventilasi apnea tidur (OSAHS). Ini adalah penyakit yang ditandai dengan episode berulang apnea dan hipoksaemia akibat kolapsnya jaringan faring dan nasal secara intermiten, yang menyebabkan obstruksi total atau utama jalan napas bagian atas selama tidur. Obstruksi saluran napas bagian atas yang berulang dalam jangka panjang dan hipoksaemia dapat menyebabkan kelelahan fisik, kehilangan ingatan, efisiensi kerja yang rendah, dll. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan multi-organik sistemik dan komplikasi serius seperti jantung, otak, hati, ginjal, sistem darah dan sistem endokrin. Penyakit ini telah menjadi salah satu penyakit terpenting yang mengancam kesehatan manusia modern dan juga merupakan faktor risiko yang sangat penting untuk kematian mendadak. Penyebab mendengkur masih belum sepenuhnya dipahami dan mungkin terkait dengan obesitas, tembakau dan alkohol, stres kerja, gangguan endokrin, kelainan struktural saluran pernapasan bagian atas dan penyakit kronis lainnya. Membangun kebiasaan gaya hidup yang baik, berhenti merokok dan minum alkohol, makan makanan yang masuk akal, mengendalikan berat badan serta berbaring miring di malam hari dan menghindari obat penenang dapat membantu mencegah penyakit ini. Perawatan dapat diberikan dengan memilih ventilator tekanan positif non-invasif yang sesuai (ventilator portabel) tergantung pada kondisinya, tetapi tentu saja yang terbaik adalah menerima saran dari dokter yang berpengalaman dan tidak membelinya secara membabi buta, dan ada juga pilihan seperti pembedahan dan ortosis oral.