Apa yang perlu diketahui pasangan sebelum melakukan IVF

1, persiapan psikologis: dalam proses perawatan IVF Anda dan suami akan sangat emosional dan stres, kurangi tekanan dengan tepat. 2 . Penyesuaian waktu: Atur waktu kerja dan hidup Anda secara wajar, sehingga dapat menyambut kelahiran kehidupan baru dengan mudah 🙂 3 . Merokok: Berhenti merokok sebelum induksi ovulasi. Jika Anda tidak dapat sepenuhnya berhenti merokok, jangan merokok 2 minggu sebelum promosi ovulasi. Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa merokok dapat menyebabkan berat badan lahir rendah dan gangguan perkembangan janin, dan ada juga data yang menunjukkan bahwa merokok dapat menurunkan angka kehamilan. 4. Alkohol: Alkohol adalah obat bius dan harus dihindari saat menjalani perawatan kesuburan. 5 . Obat-obatan: Jika Anda akan mengonsumsi obat yang dijual bebas, harap beri tahu dokter Anda bahwa beberapa obat tidak boleh dikonsumsi sebelum ovulasi dan beberapa obat dapat mengganggu implantasi embrio. 6, Konsumsi multivitamin yang mengandung setidaknya 400mg asam folat setiap hari. 7, Beritahu dokter Anda tentang ketidaknyamanan yang Anda rasakan, bahkan pilek kecil sekalipun, ini lebih penting daripada riwayat operasi. 8, Setiap operasi atau perawatan IVF akan membuat Anda mengalami banyak tekanan secara fisik dan mental, jadi sangat penting bagi Anda untuk makan dengan benar, berolahraga dengan tepat dan cukup tidur selama perawatan Anda. 9, Selama promosi ovulasi dan sebelum menguji apakah Anda hamil, hindari melakukan olahraga berat, seperti senam, lari, angkat beban, seluncur es, dan sebagainya. 10, jangan kontak dengan bahan kimia, jangan mengeriting rambut, cat kuku, bahan dekorasi cat dan zat beracun, hindari kontak dengan radiasi, hewan peliharaan. 11, obat promosi ovulasi perlu didinginkan, perhatikan penyimpanan suhu rendah. 12 . Selama 3 bulan sebelum perawatan IVF, suami tidak boleh mandi air panas / spa dan sauna, dan tidak boleh memulai program ketahanan baru.