”Ginjal adalah sumber kehidupan, melindungi ginjal berarti melindungi kehidupan.” Para ahli mengingatkan bahwa pasien dengan penyakit ginjal kronis harus diberikan pengobatan yang tepat waktu dan efektif untuk memperlambat atau membalikkan perkembangan penyakit ginjal kronis sejauh mungkin, dengan tujuan untuk melindungi ginjal yang rusak dari gagal ginjal kronis sejauh mungkin. I. Pasien dengan penyakit ginjal kronis, seperti oedema parah yang terjadi secara tiba-tiba, buang air kecil yang tidak normal (penurunan produksi urin dalam jangka pendek atau peningkatan nokturia secara tiba-tiba, urin yang berubah warna, busa dalam urin dalam jumlah besar, dll.), anoreksia atau bahkan mual dan muntah, kulit gatal yang sulit untuk dihilangkan, dll., harus memberikan perhatian yang cukup untuk mengetahui apakah penyakitnya Jika penyakit telah berkembang secara signifikan dalam waktu singkat, Anda perlu mencari bantuan medis sesegera mungkin. II. Jika Anda menderita diabetes, hipertensi dan hiperlipidemia, Anda harus secara aktif mengobati penyakit utama dan menjaga agar glukosa darah, tekanan darah dan lipid Anda tetap terkendali. Lingkungan hiperglikemik cenderung memperburuk vaskulopati ginjal, sehingga menjaga kestabilan glukosa darah sangat penting bagi pasien nefropati diabetik untuk melindungi ginjal mereka. Tekanan darah tinggi dapat menambah beban pada ginjal, sehingga Anda dapat membayangkan betapa pentingnya menjaga tekanan darah yang stabil untuk melindungi ginjal! III. Lindungi ginjal Anda dengan tetap berpegang pada diet rendah protein yang berkualitas baik Diet rendah protein yang berkualitas baik diketahui dapat melindungi fungsi ginjal dan mengurangi proteinuria. Protein rendah, yaitu asupan protein yang lebih sedikit dari rata-rata orang. Sebagai contoh, bagi mereka yang memiliki kreatinin darah normal pada penyakit ginjal, asupan protein harian adalah 0,8 g/kg berat badan; bagi mereka yang memiliki gangguan fungsi ginjal yang lebih parah, asupan protein harian harus lebih dibatasi secara ketat, umumnya tidak melebihi 0,6 g/kg berat badan. Protein berkualitas baik, yaitu asupan protein ini harus berasal dari protein hewani seperti susu, telur, dan daging tanpa lemak, bukan protein nabati. Kedua hal ini merupakan dasar dari perawatan diet dan secara kolektif disebut secara klinis sebagai diet rendah protein berkualitas baik. Kepatuhan jangka panjang terhadap diet rendah protein berkualitas baik sangat penting untuk melindungi ginjal dan menunda perkembangan gagal ginjal kronis. IV. Lindungi ginjal dan hindari atau segera perbaiki faktor risiko yang memperburuk kerusakan ginjal Secara klinis, kita mungkin menjumpai beberapa pasien yang penyakit ginjalnya tidak memburuk selama bertahun-tahun, tetapi kerusakan ginjal yang serius dapat menyebabkan perkembangan cepat gagal ginjal kronis. Bagaimana faktor-faktor ini dapat dihindari dan diperbaiki secara tepat waktu? Diet tinggi purin dapat meningkatkan produksi asam urat, yang dapat membentuk kristal asam urat yang menyumbat tubulus ginjal dan merusak ginjal, dan harus dihindari. Makanan ini meliputi: jeroan hewan, makanan laut, telur ikan, kulit ikan, bir, kedelai, kubis ungu, jamur, bayam, dll. Jika terjadi berbagai infeksi, seperti pilek, infeksi kulit, dan kondisi peradangan lainnya, Anda harus segera mengobatinya dan tidak melanjutkannya. Semakin banyak proteinuria yang Anda miliki, semakin banyak kerusakan yang akan terjadi pada ginjal Anda. Anda harus secara aktif bekerja sama dengan dokter Anda untuk mengontrol tingkat proteinuria. Juga perbaiki anemia, perbaiki elektrolit air dan asidosis, dan jauhi obat nefrotoksik atau faktor fisik dan kimiawi lain yang menyebabkan kerusakan ginjal, dll. V. Lindungi ginjal, patuhi pengobatan dan tindak lanjut Penyakit ginjal kronis sebagai penyakit kronis, untuk setiap pasien, harus dipersiapkan untuk pengobatan jangka panjang. Peninjauan dan tindak lanjut secara berkala serta kepatuhan yang cermat terhadap nasihat medis adalah kunci untuk melindungi ginjal dan mencegah terjadinya gagal ginjal kronis.