Berapa usia amandel yang mengalami atrofi?

Amandel umumnya mulai mengalami atrofi pada usia 10-13 tahun, yaitu secara bertahap setelah masa pubertas. Amandel adalah organ penting tubuh manusia, terletak di mulut manusia, satu di setiap sisi, di ruang segitiga antara dua sisi orofaring, lengkungan palatoglossal dan palatofaringeal, dan merupakan jaringan limfoid terbesar di faring. Amandel memiliki fungsi kekebalan tubuh dan merupakan organ yang aktif secara imunologis yang melindungi saluran pernapasan bagian atas dan seluruh organisme dari invasi oleh kuman. Dalam keadaan normal, ketika anak-anak secara bertahap tumbuh dan berkembang, paparan alergen secara bertahap meningkat, dan amandel secara bertahap bertambah besar, terutama pada usia 6-7 tahun, yang merupakan pembesaran fisiologis. Setelah masa remaja, amandel secara bertahap akan mengalami atrofi secara fisiologis karena fungsi kekebalan amandel secara bertahap menurun. Untuk remaja dengan amandel yang menyusut, pola makan harus ringan, mudah dicerna dan kaya nutrisi, serta memperhatikan berkumur dengan air garam ringan di pagi dan sore hari untuk memastikan kebersihan mulut dan menghindari infeksi amandel dan peradangan. Selain itu, kelelahan yang berlebihan, paparan dingin, dan faktor fisik atau kimiawi lokal juga dapat dengan mudah menyebabkan radang amandel, yang harus dihindari.