Tindakan pencegahan untuk anak-anak yang menggunakan atropin untuk melebarkan pupil

  Atropin yang dioleskan di mata bukan hanya pengobatan untuk kelelahan penglihatan dan miopia semu, tetapi juga satu-satunya cara yang akurat untuk memeriksa kelainan refraksi dan menentukan sifatnya (miopia, hiperopia, astigmatisme) dan mendiagnosis ambliopia. Penggunaan yang tepat tidak berbahaya bagi mata secara fisik.  1. Obat harus diberikan pada kedua mata tiga kali sehari (pagi, siang dan malam), satu tetes setiap kali selama tiga hari, dan datang ke rumah sakit pada hari keempat untuk tes mata.  2. Orang tua harus mencuci tangan dan memotong kuku jari mereka sebelum mengoleskan obat, tekan kantus bagian dalam (yaitu kantung air mata) dari kedua mata sebelum mengoleskan obat. Tujuannya adalah untuk memblokir titik-titik air mata dan mengurangi penyerapan obat dari titik-titik air mata ke dalam rongga mulut dan hidung. Anak-anak yang lebih kecil mungkin mengalami pembilasan, jadi minumlah lebih banyak air hangat.  3. Pupil akan membesar setelah obat diberikan dan akan ada rasa takut terhadap cahaya (kacamata hitam bisa dipakai) dan kesulitan dalam melihat dari dekat.  4. Jika anak memiliki kondisi jantung yang serius atau telah didiagnosis menderita glaukoma, orang tua harus menyatakan bahwa mereka akan menggunakannya dengan hati-hati sesuai dengan saran medis. Jika anak mengalami demam atau konjungtivitis akut, penggunaan harus ditahan.  5. Atropin hanya boleh digunakan untuk pemeriksaan mata yang melebar, jangan menambah atau mengurangi jumlah penggunaan sendiri, jangan meminumnya atau memberikannya kepada orang lain, dan buang sisa obat mata setelah pemeriksaan. Simpan obat di tempat yang sejuk selama penggunaan, bukan di dalam kulkas.