Wanita hamil dapat menggunakan kipas angin pemanas listrik, tetapi tidak terlalu lama dan tidak pada suhu yang terlalu tinggi. Hindari kontak dengan kipas angin saat menggunakannya dan letakkan agak jauh. Saat menggunakan kipas angin listrik untuk menghangatkan ibu hamil, disarankan agar suhunya berada di bawah tingkat menengah dan dapat disesuaikan dengan suhu ruangan, karena penggunaan kipas angin listrik dalam waktu lama atau suhu yang terlalu tinggi dapat meningkatkan suhu tubuh ibu hamil, menyebabkan ketidaknyamanan dan bahkan masuk angin karena perubahan suhu yang besar. Selain itu, kipas angin pemanas listrik perlu ditempatkan pada jarak yang jauh dari wanita hamil karena memiliki sejumlah radiasi dan terlalu dekat dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan janin. Selain itu, dalam kehidupan sehari-hari, terutama selama bulan-bulan musim dingin, suhu di dalam ruangan tidak boleh terlalu tinggi karena perbedaan suhu antara di dalam dan di luar dapat menyebabkan pilek, demam, sakit tenggorokan, dan ketidaknyamanan lainnya. Jika wanita hamil ingin tetap hangat selama seminggu, mereka dapat menambah atau mengurangi pakaian mereka saat cuaca berubah, atau menambahkan pemanas di dalam ruangan.