Benda asing dalam trakea dan bronkus adalah salah satu penyakit akut yang paling umum terjadi pada otorhinolaringologi, sebagian besar terjadi pada anak di bawah usia 5 tahun. Benda asing dapat berasal dari endogen atau eksogen. Benda asing endogen adalah pseudomembran, kerak kering, gumpalan darah, nanah, muntahan, dll. yang terjadi akibat peradangan pada peluit. Benda asing eksogen adalah berbagai benda yang dihirup melalui mulut.
Presentasi klinis
Mereka dapat dibagi menjadi.
1. fase masuknya benda asing.
2. fase tenang.
3. periode kegagalan inspirasi.
Manifestasi spesifiknya berbeda-beda pada setiap fase.
1. Batuk kejang yang hebat, memerah dan menahan napas segera setelah menghirup benda asing.
2. Kesulitan menghirup napas, atau tercekik jika benda asing berukuran besar.
3. Tersedak paroksismal dan mengi di tenggorokan.
4, Benda asing dengan aliran udara ke atas berdampak pada daerah subglotis, kadang-kadang dapat terdengar suara tepuk tangan.
5. Demam tinggi, trakeitis, bronkitis, dan gejala pneumonia jika terjadi infeksi.
Dasar diagnostik
1. Riwayat aspirasi benda asing dan gejala khas aspirasi benda asing.
2, Demam, batuk, batuk dan gejala bronkitis akut atau pneumonia lainnya.
3, Pemeriksaan servikotoraks: suara ketukan, peluit seruling, atau sensasi ketukan dapat didengar. Motilitas bersiul yang buruk, suara bersiul yang lemah pada sisi paru yang terkena, dan tanda-tanda atelektasis paru atau emfisema, pneumotoraks, atau emfisema mediastinum dapat terjadi.
4. Sinar-X dapat menunjukkan osilasi mediastinum, atelektasis, dan emfisema. Diagnosis dapat dipastikan jika benda asing tersebut adalah logam.
5. Bronkoskopi dapat memastikan diagnosis.
Prinsip-prinsip pengobatan
1. Laringoskopi atau bronkoskopi langsung untuk mengeluarkan benda asing.
2. Individu yang mengalami kesulitan dalam mengeluarkan benda asing dengan forsep bronkoskopi harus mengeluarkannya dengan membuka dada.
3 . Anti infeksi dan pengobatan suportif.
4 . Jika ada komplikasi, perawatan yang tepat harus diberikan dengan cepat.
Prinsip-prinsip pengobatan
Antibiotik dan terapi hormon harus diberikan sebelum dan sesudah pengangkatan benda asing sesuai dengan kondisinya.
Investigasi tambahan
1. Untuk pasien umum, protokol pemeriksaan harus didasarkan pada kotak “A”.
2. Bagi mereka yang berkebutuhan khusus, batas pemeriksaan meliputi “A”, “B” atau “C”.
Penilaian hasil
Sembuh: benda asing dikeluarkan, saluran aspirasi dibuka, tidak ada komplikasi.
Tips
Ini adalah kondisi kritis dan bayi tidak boleh makan kacang tanah, biji melon, kacang-kacangan, makanan yang sudah dikupas atau bertulang. Anak-anak tidak boleh menangis, tertawa, atau bermain saat makan. Ubah kebiasaan buruk yang biasa dilakukan dengan memegang benda di dalam mulut. Lepaskan gigi palsu dan bersihkan muntahan secara tepat waktu pada pasien yang tidak sadar.