Band-Aid adalah jenis plester perekat hemostatik dan antiinflamasi cepat, yang dianggap penting bagi keluarga karena kemanjurannya yang tepat dan kemudahan penggunaannya, tetapi jika dianggap sebagai obat mujarab dan digunakan untuk semua jenis trauma, tidak hanya hasilnya tidak akan menyembuhkan, tetapi luka juga dapat memburuk, sehingga menimbulkan rasa sakit yang tidak perlu pada pasien. Jadi, bagaimana cara menggunakan plester luka dengan benar? Pertama, untuk memahami indikasi plester luka terutama digunakan untuk pendarahan luka kecil akut, terutama untuk sayatan yang rapi, bersih, dangkal, kecil dan tidak perlu menjahit luka sayatan. Untuk luka yang lebih dalam, luka dengan pembuluh darah besar, saraf, tendon, dan benda asing yang dicurigai, tidak boleh digunakan, serta bisul, luka bakar, infeksi septik, dan berbagai penyakit kulit. Beberapa orang terinfeksi septikemia setelah menggunakan plester luka, yang merupakan alasan utama mengapa mereka tidak memeriksa dan membersihkan luka sebelumnya. Sebelum menggunakan plester luka, Anda harus memeriksa dengan teliti apakah ada kotoran pada luka. Jika ada kotoran, Anda perlu menggunakan air garam steril untuk membersihkan luka, mengeringkannya, dan mengoleskan gliserin yodium, lalu memasang plester luka. Jika luka terkena benda berkarat, antitoksin tetanus harus segera disuntikkan (tes kulit negatif) untuk menghindari perubahan penyakit tetanus. Pasta harus sedikit diberi tekanan untuk berperan sebagai tekanan untuk menghentikan pendarahan. Ketiga, perhatikan perubahan luka setelah menggunakan plester luka, tetapi juga perhatikan perubahan luka, penggantian secara teratur, untuk mencegah infeksi luka dan septik. Jika nyeri luka memburuk setelah 24 jam pemakaian, atau jika ada cairan yang keluar, luka harus segera dibuka dan diperiksa. Jika Anda menemukan kemerahan, bengkak, keluar cairan, dan gejala infeksi lainnya, Anda harus berhenti menggunakannya dan pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk memfasilitasi pemulihan. Perlindungan luka secara hati-hati Gunakan Plester luka untuk melindungi luka. Hindari kontaminasi dengan menjaga luka tetap aktif secara lokal dan bebas dari air. Jangan memencet luka dengan tangan Anda dan jangan menekan luka agar tidak pecah.