Mengapa cedera tangan menyebabkan gerakan terbatas pada sendi yang cedera?

Trauma berat pada tangan biasanya juga menyebabkan mobilitas terbatas pada sendi yang tidak mengalami cedera, seperti sendi bahu dan siku. Pertama, karena diperlukan waktu tertentu untuk melumpuhkan dan mengerem tangan setelah trauma berat, orang yang cedera secara keliru percaya bahwa seluruh anggota tubuh bagian atas tidak dapat digerakkan. Kedua, karena takut cedera, orang yang cedera takut atau tidak mau menggerakkan sisi anggota tubuh yang cedera, yang pada akhirnya menyebabkan sendi pada bagian yang tidak cedera juga menjadi kaku. Oleh karena itu, latihan mobilitas sendi untuk sendi yang tidak terlibat (misalnya sendi bahu, siku, pergelangan tangan, dan interphalangeal) harus dimulai sedini mungkin setelah trauma tangan.