Pusing dapat dilihat dalam banyak kondisi: pertama, dianggap disebabkan oleh penyakit jantung. Yang paling umum adalah aritmia jantung, seperti fibrilasi atrium, yang dapat menyebabkan pusing dan lemas. Sebagian pasien mungkin merasakan palpitasi, tetapi sebagian lagi mungkin tidak terlalu merasakannya. Diagnosis biasanya dapat dikonfirmasi dengan elektrokardiogram. Kedua, pusing dan kelemahan juga dapat dilihat sebagai akibat dari iskemia miokard dan, dalam kasus yang parah, infark miokard. Terutama pada pasien diabetes, yang tidak sensitif terhadap rasa sakit, ketika serangan jantung terjadi, manifestasi utama adalah pusing, lemah dan berkeringat, yang biasanya dapat dikonfirmasi oleh elektrokardiogram dan troponin. Sekali lagi, pusing dan kelemahan juga dapat terlihat pada beberapa pasien dengan iskemia sirkulasi posterior. Secara umum, pasien dengan iskemia serebrovaskular dalam sirkulasi posterior mungkin mengalami pusing, dan dalam kasus yang parah, mual, muntah, panik dan berkeringat.