Klasifikasi hemangioma

Tidak ada standar yang seragam untuk klasifikasi klinis hemangioma, dan saat ini, ada dua metode klasifikasi berikut ini: 1. Klasifikasi morfologi Ini adalah metode klasifikasi berdasarkan struktur histologis dan tanda klinis. Hemangioma dibagi menjadi hemangioma kapiler (nevus merah cerah dan hemangioma stroberi), hemangioma kavernosa, hemangioma trapesium dan hemangioma campuran, dll. Sebagian besar buku teks masih menggunakan metode klasifikasi ini. Klasifikasi ini masih digunakan di sebagian besar buku teks. (1) Hemangioma kapiler: sebagian besar terlihat pada masa bayi dan anak-anak, terjadi pada bagian superfisial wajah dan mukosa mulut. Hemangioma ini terdiri dari kapiler yang berkembang biak, paling sering berbentuk stroberi, sedikit di atas permukaan, berwarna merah terang atau ungu-merah, batas yang jelas, dan dapat berubah warna karena tekanan, sehingga disebut hemangioma kapiler berbentuk stroberi. Jika warnanya merah terang atau merah ungu, batasnya jelas dan warnanya dapat berkurang dengan tekanan, maka disebut hemangioma kapiler stroberi. (2) Hemangioma kavernosa: terlihat di bagian dalam wajah dan mukosa mulut, dan terdiri dari saluran vena atau rongga sinus yang membesar. Lesi ini meninggi di permukaan kulit atau selaput lendir dan meluas ke jaringan dalam. Lesi ini berwarna biru kehijauan, bentuknya tidak beraturan, permukaannya tidak rata, lunak seperti spons, dan dapat menyusut dengan tekanan, serta kembali ke kondisi semula segera setelah tekanan dihilangkan, dan ukurannya membesar saat kepala berada di bawah. Batu vena nodular yang keras dapat dirasakan, dan darah dapat dikeluarkan dengan cara ditusuk. Hal ini dapat melibatkan tulang rahang dan mempengaruhi wajah, menyebabkan kelainan bentuk wajah dan disfungsi. (3) Hemangioma trapesium: Ini adalah malformasi vaskular dengan lalu lintas langsung antara arteri dan vena. Pembuluh darah yang melebar di bawah kulit di area lesi berbentuk trapesium dan berliku-liku, dengan denyut dan tremor yang jelas, dan mungkin ada suara bising saat auskultasi, dan permukaan kulit berwarna merah tua. (4) Hemangioma campuran: hemangioma campuran terdiri dari hemangioma sederhana dan hemangioma kavernosa, dengan manifestasi klinis yang sama dengan dua hemangioma di atas. 2 . Klasifikasi sitologi (metode klasifikasi baru) Pada tahun 1982, Mulliken, dengan membiakkan spesimen sel endotel vaskular pada hemangioma, menemukan bahwa hemangioma memiliki karakteristik ganda yaitu tumor dan malformasi, dan mengklasifikasikan hemangioma tradisional ke dalam dua kategori utama yaitu hemangioma dan malformasi vaskular. Hemangioma: Hemangioma ditandai dengan proliferasi sel endotel vaskular dan pembentukan sejumlah besar kapiler neovaskular, dan secara klinis dimanifestasikan sebagai hemangioma stroberi, hemangioma kapiler kavernosus, dan hemangioma campuran. Patogenesis: dapat disebabkan oleh peningkatan kadar faktor pro-angiogenik dan penurunan kadar faktor penghambat pertumbuhan Malformasi vaskular: merupakan malformasi perkembangan sistem vaskular yang didominasi oleh pembuluh darah, sedangkan sel endotel vaskular normal. Menurut karakteristik anatomi dan hemorheologi dibagi lagi menjadi: malformasi vaskular aliran darah rendah: termasuk malformasi kapiler, malformasi vena, dan malformasi limfatik; malformasi vaskular aliran darah tinggi: termasuk malformasi arteriovenosa, malformasi arteriovenosa, dan fistula arteriovenosa.