Bagaimana Cara Mendidik Anak Kita! 17 Kesalahan Pengasuhan Anak Terbesar

Tidak ada yang meragukan cinta Anda kepada bayi Anda, namun karena beberapa kesalahpahaman, beberapa perilaku Anda mungkin menyakiti bayi Anda. Bandingkan “kesalahan” berikut ini dan lihatlah kesalahan mana yang telah Anda lakukan. Kesalahan 1: Mengajari balita Anda menghafal puisi Tang Apakah Anda tertarik untuk mengajari bayi Anda menghafal puisi Tang? Apakah Anda tertarik untuk mengajari bayi Anda melafalkan puisi Tang dan bangga karena ia bisa melakukannya di usia yang masih sangat muda? Setiap kali Anda kedatangan teman, Anda pasti ingin si kecil melafalkan beberapa puisi untuk dipamerkan? Fakta: Mungkin terlihat baik bagi anak-anak untuk menghafal puisi Tang sebelum mereka masuk sekolah, namun praktik ini bertentangan dengan hukum perkembangan fisik dan mental anak-anak dan lebih banyak merugikan daripada menguntungkan. Puisi Tang adalah mahakarya sastrawan kuno, kata-kata dan frasa-frasanya sangat canggih, halus, terkadang demi kebutuhan teks, membalik urutan kata yang normal sering kali terjadi, yang sangat berbeda dengan kebiasaan bahasa masyarakat saat ini. Karena anak-anak masih dalam tahap awal pembelajaran bahasa, tidak mudah bagi mereka untuk membaca dan memahami puisi Tang yang ringkas dan dididik. Pendekatan ilmiah: Orang tua muda disarankan untuk membiarkan anak-anak mereka melantunkan lebih banyak lagu anak-anak. Anak-anak kecil melihat sesuatu dari permukaan, dan mereka senang mendengarkan kata-kata dari gambar-gambar konkret. Lagu anak-anak, dengan bahasanya yang hidup, memenuhi selera anak-anak dan mudah menembus ke dalam pikiran anak-anak kecil, dan dapat memainkan peran yang beraneka ragam. Kesalahan 2: biarkan bayi belajar komputer terlalu dini Minat bayi kecil selalu dikatakan datang, misalnya, melihat komputer tiba-tiba suka, ibu dan ayah berpikir itu hal yang baik, tidak hanya sering di komputer kepadanya untuk melihat CD-ROM, tetapi juga sering bermain game komputer dengan bayi. Analisis Kebenaran: Bayi dan anak kecil dengan komputer bukanlah langkah yang bijaksana, justru orang dewasa dengan komputer dalam waktu yang lama, juga akan merasa pusing, badan pegal-pegal, belum lagi ketagihan, tidak ada kontrol diri terhadap bayi? Ditambah lagi saat ini peralatan komputer didesain sesuai dengan ukuran orang dewasa, karena sudut dan ketinggiannya tidak pas, maka mudah melukai penglihatan dan perkembangan tulang bayi. Pendekatan ilmiah: Anak-anak bisa melakukan banyak hal, bisa bermain banyak hal, komputer bisa menunggu sampai sekolah dasar sebelum belajar belum terlambat. Kesalahan 3: Mengasuh anak, Ayah adalah orang luar Analisis Kebenaran: Ayah dan ibu baru sama-sama membutuhkan proses untuk belajar mengasuh anak, jadi jangan mengucilkan suami Anda. Ia dapat menemukan caranya sendiri dalam mengasuh anak, dan Anda mungkin merasa bahwa anak adalah urusan Anda sendiri, sejak awal, ketika Anda cepat mengganti popoknya dan metodis saat memandikannya. Suami Anda juga perlu menemukan keterampilan ini. Karena merawat bayi yang baru lahir sendirian saja sudah terlalu berat. Pendekatan ilmiah: belajar dan berkembang bersama. Jangan menolak, menghukum, dan terus-menerus memerintahnya saat dia membantu Anda. Beberapa ibu ingin suami mereka membantu mereka dan tidak ingin sepenuhnya bergantung pada mereka. Satu-satunya cara untuk benar-benar percaya dan bergantung pada suami Anda adalah memastikan bahwa anak Anda tidak akan kedinginan, bahwa ia tidak akan memberinya makan berlebihan, bahwa ia tidak akan bermain terlalu banyak dengannya setelah ia makan, dan bahwa ia tidak akan muntah. Hal ini sama sekali tidak perlu; akan lebih mudah bagi Anda jika suami Anda belajar menjadi orang tua bersama Anda, dan Anda akan belajar lebih banyak keterampilan satu sama lain. Kesalahan #4: Membandingkan anak Anda dengan orang lain Analisis Kebenaran: Apakah anak Anda tidur sepanjang malam? Apakah dia tertawa? Apakah dia bisa mencoba untuk duduk? Jangan fokus pada level apa yang telah dicapainya, dan jangan terpengaruh oleh pertanyaan-pertanyaan dari orang tua lain, karena dengan begitu Anda akan merasa seolah-olah si kecil selalu berkembang lebih lambat dari yang lain. Sains: Setiap anak berbeda. Perkembangan anak Anda memiliki aturannya sendiri, dan Anda perlu mendekatinya dengan pola pikir normal dan suasana hati yang santai. Hanya karena seorang anak merangkak lebih awal, bukan berarti ia berkembang lebih baik daripada yang lain, itu hanya berarti ia sedang berusaha mengejar ketertinggalannya dari orangtuanya. Kesalahan #5: Terlalu sibuk sehingga mengorbankan waktu istirahat Analisis Kebenaran: Setiap ibu baru mengatakan bahwa ia ingin tidur di siang hari saat anaknya tidur. Tapi seringkali ada begitu banyak yang harus dilakukan, rumah sangat berantakan, piring dan gelas harus dicuci, sehingga mustahil untuk tidur sampai Anda kelelahan. Penelitian menunjukkan bahwa setiap ibu baru kehilangan waktu tidurnya selama 400-750 jam di tahun pertamanya. Ilmu pengetahuannya: beristirahatlah sebanyak mungkin. Bahkan, Anda harus tidur siang setiap hari di siang hari jika memungkinkan, atau setidaknya tidur siang yang panjang di akhir pekan. Tanpa istirahat yang cukup, sulit untuk merasakan kegembiraan pada saat-saat yang seharusnya membahagiakan dalam hidup Anda. Tentu saja, Anda mungkin harus melakukan lebih sedikit pekerjaan saat beristirahat, tapi istirahat yang cukup lebih penting daripada mencuci piring dan gelas. Kesalahan #6: Menghabiskan terlalu banyak uang untuk anak-anak Anda Analisis Kebenaran: Semua orang akan mengatakan bahwa anak-anak akan mengubah hidup Anda. Tapi tidak ada yang memberitahu Anda bahwa anak-anak akan membuat dompet Anda menyusut dari hari ke hari, dan Anda benci memberikan semua yang Anda miliki untuk mereka dan tidak menyesal. Sama seperti Anda yang berlari ke toko kelontong saat lapar, berbelanja sepertinya tidak dapat dihitung bagi para ayah dan ibu baru. Diperkirakan seorang anak akan menghabiskan sekitar$15.000 untuk popok, pakaian, makanan, perlengkapan bayi, dan barang-barang lainnya di tahun pertama. Jadi, membuat daftar belanja akan mengurangi pengeluaran Anda yang berlebihan. Ajaklah orang tua yang berpengalaman untuk berbelanja bersama Anda, dia juga akan memberi tahu Anda apa yang benar-benar cocok dan Anda tidak akan mudah tertipu. Pendekatan ilmiah: rencanakan dengan bijak dan belanjakan secukupnya Jangan menghabiskan terlalu banyak uang untuk pakaian anak Anda karena mereka akan tumbuh besar dalam sekejap. Hal yang sama berlaku untuk mainan, sebagian besar bayi lebih suka bermain-main dengan benda yang sama, bahkan hanya sebuah kotak saja sudah cukup baginya untuk bermain untuk sementara waktu. Anda mungkin lebih baik menghabiskan sisa uangnya untuk les piano atau kuliah. Kesalahan #7: Berpikir bahwa Anda akan mengingat semua hal tentang perkembangan anak Anda Analisis Kebenaran: Anda berpikir bahwa Anda tidak akan pernah melupakan setiap tahap perkembangan anak Anda. Sayangnya, seiring berjalannya waktu, ingatan akan memudar. Segera masa kanak-kanak anak akan berakhir, dan seorang ibu dari anak berusia 18 bulan yang melihat bayi yang baru lahir juga akan mengatakan bahwa ia telah melupakan seperti apa anaknya saat ini karena Anda berfokus pada masa kini. Pendekatan ilmiah: melestarikan kenangan agar lebih mudah diingat Ada banyak cara untuk menyimpan catatan perkembangan anak Anda. Buatlah buku harian, ambil foto, abadikan beberapa adegan sederhana dari kehidupan sehari-hari anak Anda. Bertahun-tahun kemudian, Anda akan dapat mengenang kembali hari itu. Kesalahan 8: Sarapan Susu dan Telur Tidak peduli kapan Anda membuka pintu kulkas, selalu ada susu segar dan telur di dalamnya, karena Anda menganggap susu dan telur adalah sarapan yang ideal untuk bayi Anda. Fakta: Terlalu menekankan pada protein untuk sarapan tidak dianjurkan. Kualitas gizi sarapan harus mencakup empat bagian: sereal, makanan hewani, susu, sayuran atau buah-buahan, hanya proporsi yang sesuai, yang kondusif untuk diserap dan digunakan oleh tubuh. Praktik ilmiah: sarapan hanya susu dan telur seperti protein berkualitas tinggi tidak bisa, tetapi juga makan roti kukus, nasi atau roti, dll., Selain itu, Anda juga perlu menambah makanan yang mengandung vitamin C, seperti jus jeruk atau pisang, jika Anda dapat memberikan bayi goreng sayuran hijau, itu lebih sempurna.