Seberapa banyak yang Anda ketahui tentang miopi?

  Miopi adalah keadaan di mana cahaya yang jauh tidak difokuskan secara langsung pada retina, tetapi di depannya, dalam keadaan kelumpuhan pengaturan. Miopi umumnya bermanifestasi sebagai penglihatan kabur di kejauhan dan penglihatan yang jelas di dekat. Namun demikian, dengan miopi tinggi, penglihatan dekat juga bisa terganggu. Pasien miopi lebih mungkin mengembangkan nyamuk terbang; mata miopi memiliki sumbu mata yang tumbuh dan retina yang lebih tipis, dan karena itu lebih mungkin menyebabkan ablasi retina; miopi lebih mungkin menyebabkan perdarahan subretina, dan sebagainya, semua menunjukkan bahwa penting untuk mencegah dan mengendalikan miopi.  Faktor risiko miopia 1. Penglihatan dekat yang berkepanjangan, seperti bermain dengan ponsel, iPad, membaca buku, bermain piano, dll.; 2. Kurangnya waktu yang cukup untuk kegiatan di luar ruangan, penelitian telah menunjukkan bahwa lebih dari dua jam kegiatan di luar ruangan di siang hari dapat membantu melindungi penglihatan; 3. Miopia pada orang muda terkait erat dengan genetika; bagaimana cara mengendalikannya?  Masih belum ada cara yang jelas untuk menghentikan perkembangan miopi. Metode yang tersedia hanya dapat memperlambat perkembangan miopi. Metode-metode ini termasuk: bifokal, kacamata multifokal progresif, lensa OK, larutan mata atropin, dll. Yang paling penting, tentu saja, tetap lebih aktif di luar ruangan. Meskipun metode di atas dapat mengurangi miopi sampai batas tertentu, namun tidak semua metode cocok untuk setiap situasi. Misalnya, kacamata multifokal progresif hanya efektif untuk pasien dengan obliquity internal, dan lensa OK tidak dapat digunakan untuk memperbaiki miopi di atas 600 derajat.  Metode koreksi miopia untuk remaja 1. Frame 2. Lensa kontak lunak 3. RGP (lensa kontak kornea permeabel gas kaku) 4. Lensa OK (keratomileusis)