Stroke adalah nama kondisi medis Tiongkok, yang dikenal sebagai stroke dalam pengobatan modern, yang merupakan sekelompok penyakit serebrovaskular yang disebabkan oleh kerusakan otak organik, dengan onset yang tiba-tiba dan cepat dari defisit otak terbatas atau menyebar sebagai gambaran klinis yang umum. Seperti namanya, stroke ringan (stroke) mengacu pada jenis stroke dengan gejala klinis ringan dan kerusakan fungsi otak ringan. Seperti kita ketahui, area otak yang berbeda memainkan fungsi yang berbeda dalam mengatur pergerakan anggota tubuh, sehingga gejala klinis stroke bergantung pada lokasi lesi. Stroke ringan di belahan otak ditandai dengan kelemahan anggota tubuh bagian atas dan bawah pada sisi berlawanan dari lesi, defisit sensorik, atau kehilangan penglihatan pada sisi berlawanan dari otak (hemianopsia). Jika lesi berada di korteks serebral, hal ini dapat dikaitkan dengan disfungsi kognitif seperti memori, bicara, atau aritmatika, dan kelainan mental atau kejiwaan. Lesi pada batang otak dapat menyebabkan quadriplegia, kelumpuhan wajah, atau bicara cadel. Jika terjadi kerusakan otak kecil, gejala seperti pusing, muntah, berjalan goyah, dan bicara cadel dapat terjadi. Selain itu, beberapa pasien stroke memiliki lesi ringan atau lesi terletak di area otak yang tidak berfungsi, sehingga gejala klinis pasien ringan, dan beberapa pasien mungkin tidak memiliki gejala yang jelas. Singkatnya, stroke ringan adalah sekelompok lesi dengan kerusakan fungsi otak ringan, dan manifestasi klinisnya bervariasi sesuai dengan lokasi lesi. Namun, pasien-pasien ini sebagian besar berisiko tinggi terkena penyakit serebrovaskular dan harus ditangani dan dicegah dengan cara yang tepat waktu, sistematis, dan terstandardisasi.