Apa itu arteriosklerosis serebral?

Aterosklerosis serebral adalah sekelompok penyakit umum di mana aterosklerosis arteri serebral menyebabkan penurunan aliran darah otak secara umum dan kerusakan sekunder pada parenkim otak, yang mengakibatkan disfungsi otak yang meluas. Manifestasi utamanya adalah disfungsi neurologis otak yang meluas, seperti tanda dan gejala neurologis, disfungsi kognitif, pseudomielitis, dan sindrom iskemik otak kronis lainnya. Gejala neurologis aterosklerosis serebral meliputi pusing, sakit kepala, kelelahan, mengantuk, konsentrasi yang buruk, kehilangan ingatan, ketidakstabilan emosi, dan mati rasa pada tungkai. Disfungsi kognitif: Manifestasi utama adalah gangguan intelektual seperti memori, pemahaman dan perhitungan. Sindrom Pseudobulbar Palsy: Manifestasi utama meliputi disartria, disfagia, ekspresi wajah yang kusam, menangis dan tertawa tanpa disengaja, cara berjalan yang canggung dan terhuyung-huyung, dan sebagian besar pasien mengalami berbagai tingkat demensia. Pemeriksaan funduskopi dan pemeriksaan arteri radial dapat menunjukkan berbagai tingkat aterosklerosis, biasanya disertai dengan peningkatan tekanan darah dan lipid. Hemogram otak isotop dan pencitraan perfusi otak menunjukkan berkurangnya aliran darah ke seluruh otak. Atrofi otak yang menyebar dan lesi materi putih otak umumnya terlihat pada CT kepala. Penting untuk menyingkirkan patologi intrakranial kronis seperti aneurisma otak dan infeksi kronis, serta gejala otak yang disebabkan oleh penyakit sistemik.