Benjolan yang tumbuh di ketiak, tidak menutup kemungkinan sebagai malformasi limfatik!

(Penafian: Artikel ini hanya untuk penggunaan ilmiah dan informasi dalam konten berikut ini telah diproses untuk melindungi privasi pasien)

Abstrak: Jika pembuluh limfatik mengalami kelainan bentuk atau tersumbat, kista akan terlihat di permukaan kulit pasien, biasanya dalam satu atau beberapa kompartemen, dengan ukuran dan bentuk yang berbeda-beda. Pasien dalam kumpulan kasus ini adalah seorang wanita berusia 36 tahun yang datang ke rumah sakit dengan massa aksila yang ditemukan 2 tahun yang lalu, yang baru-baru ini menjadi semakin besar. Diagnosis malformasi saluran limfatik dibuat dengan menyelesaikan pemeriksaan yang relevan. Pasien dirawat dengan operasi untuk mengangkat benjolan, yang berhasil dan pasien dalam kondisi baik tanpa rasa tidak nyaman setelah operasi.

Informasi dasar】Wanita, 36 tahun

Jenis Penyakit】Malformasi Saluran Limfatik

Rumah Sakit】Rumah Sakit Afiliasi Pertama Universitas Kedokteran Kunming

Tanggal Konsultasi】 April 2021

Rencana perawatan】 Pembedahan (kistektomi) + pengobatan (cefuroxime)

Periode Perawatan】1 minggu di rumah sakit, 1 kali peninjauan 6 bulan setelah operasi

Hasil Perawatan】 Operasi berhasil dan pasien telah pulih

I. Konsultasi awal

Setelah ditanyai dengan seksama, kami mengetahui bahwa Nona Zhao telah menyadari adanya benjolan di ketiaknya dua tahun yang lalu, tetapi dia baru saja melahirkan bayi perempuannya dan mengira itu adalah penyumbatan yang disebabkan oleh ASI-nya, jadi dia tidak memperhatikannya. Namun, baru-baru ini dia menemukan bahwa benjolan itu semakin membesar, dan dia merasa tidak nyaman, jadi dia datang ke rumah sakit kami. Diagnosis awal adalah malformasi saluran limfatik, tetapi tes kemajuan diperlukan untuk memastikannya.

II. Perawatan

Setelah masuk, Nn. Zhao terus menjalani USG, computed tomography, transiluminasi, patologi, dan pemeriksaan terkait lainnya. Menurut laporan pemeriksaan, Nona Zhao memiliki massa kistik multifokal di ketiak kanan yang telah meluas ke hemithoraks kanan dan bagian jaringan lunak perut, dengan T2WI yang tinggi dan perluasan massa ke bagian posterior SCM kanan serta bagian medial lengan. Setelah diagnosisnya jelas, saya mendiskusikan pilihan pengobatan dengan Ms. Zhao secara mendetail dan menganalisis keuntungan dan kerugian dari berbagai pengobatan sebelum akhirnya Ms. Zhao memilih untuk menjalani pembedahan. Dua hari setelah masuk, Ms. Zhao tidak memiliki kontraindikasi untuk operasi dan di bawah anestesi lokal, sistektomi dilakukan, yang berlangsung selama lebih dari satu jam dan berjalan dengan lancar. Cefuroxime diberikan kepada pasien untuk pengobatan anti-infeksi setelah operasi. Zhao pulih dengan baik dari lukanya dan tidak mengeluhkan ketidaknyamanan lainnya.

III. Hasil pengobatan

Operasi Ibu Zhao berjalan sangat sukses dan beliau diberikan pereda nyeri pasca operasi dan penggantian pembalut untuk sayatan. Pada pemeriksaan 1 minggu setelah operasi, sayatan Ms. Zhao sembuh dengan baik, tanpa rasa sakit yang jelas, tidak ada kemerahan, tidak ada darah atau cairan, dan balutannya bersih dan kering. Pada saat keluar dari rumah sakit, Nn. Zhao disarankan untuk menghindari peregangan yang berlebihan pada kedua tungkai atas untuk menghindari dehiscence insisional dan datang ke rumah sakit untuk pemeriksaan rutin.

IV. Catatan

Kami senang bahwa operasi pasien berhasil dan kekhawatiran pasien telah berkurang. Setelah pulang, sarankan pasien untuk belajar memeriksa diri sendiri, memperhatikan benjolan baru di permukaan tubuh atau di sekitar lokasi operasi, memperhatikan kebersihan area luka untuk menghindari infeksi, dan segera mencari bantuan medis jika ada kelainan yang terjadi; selain itu, tindak lanjut pasca operasi secara teratur harus dilakukan, sekali lagi pada 6 bulan setelah operasi. Dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung protein berkualitas tinggi, protein tinggi dan serat tinggi, lebih banyak buah-buahan kaya vitamin dan sayuran hijau segar, seperti kiwi, apel, nanas, kubis, pemerkosaan, wortel, kubis, dan jamur; hindari makanan yang pedas dan merangsang, seperti bawang merah, bawang putih, jahe, lada, dan cabai, dll. Pastikan Anda tidur cukup dan hindari tegang; pertahankan suasana hati yang rileks dan bahagia serta hindari rangsangan emosional seperti ketegangan dan kecemasan.

V. Wawasan pribadi

Malformasi saluran limfatik sebenarnya merupakan jenis kondisi klinis yang lebih jarang terjadi, sering kali berupa lesi berongga dan sebagian besar jinak. Seperti dalam kasus Nona Zhao dalam episode ini, ia memiliki beberapa massa lobar dan tidak ada rasa sakit. Pasien tidak boleh terlalu gugup, mencari pertolongan medis tepat waktu dan secara aktif mengobatinya melalui pembedahan, yang biasanya tidak mempengaruhi kehidupan kerja sehari-hari. Dalam kehidupan sehari-hari, perhatian harus diberikan pada perawatan, istirahat, menjaga kondisi pikiran yang baik, dan secara aktif melawan infeksi. Sebagai dokter bedah umum, pasien disarankan untuk meninjau kondisi mereka setiap 6 bulan sekali sehingga dokter dapat mengikuti perubahan dan menyesuaikan rencana perawatan. Pasien mungkin mengalami tekanan psikologis seperti mudah tersinggung dan cemas, dan anggota keluarga harus berkomunikasi dan memberikan pencerahan kepada pasien untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam pengobatan.