Varises meliputi varises primer dan varises sekunder. Varises primer hanya melibatkan vena saphena dan paling sering terlihat pada orang yang selalu berdiri, aktif secara fisik dan tidak banyak bergerak. Varises sekunder disebabkan oleh lesi vena dalam yang meningkatkan tekanan pada vena dalam dan menghancurkan katup pada vena penghubung, menyebabkan varises superfisial. Penyebab utama varises adalah: 1. Kelemahan dinding vena dan cacat katup: dinding vena relatif lemah dan dapat mengembang di bawah tekanan vena. Ekspansi pada sinus menyebabkan ketidakmampuan katup vena asli untuk menutup rapat, mengakibatkan insufisiensi katup relatif dan aliran balik darah. Jika katup tidak berkembang dengan baik atau tidak ada, katup ini juga gagal memainkan peran yang efektif dalam mencegah aliran balik, yang menyebabkan timbulnya penyakit. 2, kenaikan tekanan intravena yang terus-menerus: darah vena itu sendiri, karena gravitasi, menghasilkan tekanan tertentu pada katup, yang dalam keadaan normal tidak menyebabkan kerusakan, tetapi ketika tekanan dalam vena terus meningkat, katup akan menahan tekanan yang berlebihan, secara bertahap rileks, prolaps, sehingga tidak menutup sepenuhnya. Hal ini sering terlihat pada pekerjaan berdiri dalam jangka waktu lama, persalinan berat, kehamilan, batuk kronis, konstipasi kronis, dll. 3. Usia: Seiring dengan bertambahnya usia, dinding dan katup vena secara bertahap kehilangan ketegangannya akibat ketegangan, sehingga mengakibatkan penutupan katup yang tidak sempurna atau peningkatan gejala yang memaksa pasien untuk mencari pertolongan medis. Penyebab varises terkait dengan berbagai faktor, dan yang dapat dicegah perlu diatasi.