Penyebab utama tidak responsif dan kehilangan memori adalah faktor fisiologis, gangguan kecemasan, depresi dan demensia, sebagai berikut: Pertama, faktor fisiologis: faktor fisiologis disebabkan oleh insomnia jangka panjang, istirahat yang buruk dan kelelahan, pasien secara subyektif merasa bahwa mereka akan memiliki tidak responsif dan kehilangan memori, tetapi jika tes fungsi kognitif dilakukan, mereka sering normal. Kedua, kecemasan dan depresi: Pasien yang mengalami kecemasan dan depresi juga dapat mengalami fenomena di atas, dengan reaksi lambat dan kehilangan ingatan. Melalui pengobatan antidepresan dan anti-kecemasan, bersama dengan konseling psikologis, reaksi lambat dan kehilangan ingatan pasien dapat dikurangi seiring dengan membaiknya kecemasan dan depresi mereka. Ketiga, penyakit Alzheimer: tahap awal penyakit Alzheimer dapat menyebabkan ketidaktanggapan dan kehilangan ingatan, dan pada saat ini mungkin juga terjadi disfungsi bahasa dan gangguan visual-spasial.